You are here
Home > Pengetahuan > Mengingat G30S/PKI dalam peringatan 50 Tahun Kesaktian Pancasila

Mengingat G30S/PKI dalam peringatan 50 Tahun Kesaktian Pancasila

1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian pancasila. Diseluruh pelosok negri ini memperingati kematian 7 pahlawan revolusi. Semangat para jendral untuk menegakkan Ideologi negara yakni ideologi pancasila yang tak ikut terkubur walau jasad terkubur dilubang buaya itu disebut Kesaktian pancasila. Diharapkan dengan adanya upacara peringatan Kesaktian Pancasila 1 Oktober, disetiap jiwa warga negara indonesia tertanam untuk menegakkan ideologi pancasila.

6 jendral TNI AD dan 1 Perwira terkubur di lubang buaya. Mereka korban dari kebiadaban Partai Komunis Indonesia. mereka berusaha melemahkan negara dengan menculik lalu membunuh perwira Tinggi tentara. Mereka juga mengadu domba setiap angkatan di TNI. Namun dengan bersatunya kembali dengan menumbuhkan saling percaya diantara setiap angkatan bersenjata. Angkatan Darat, ALRI dan AURI saling pengertian, kerjasama dan bertekad penuh untuk menumpas perbuatan kontra revolusioner oleh Gerakan 30 september menamakan dirinya Dewan revolusi indonesia Akhirnya ditumpaslah Gerakan pemberontakan PKI tersebut.

Pancasila sebagai ideologi negara telah dipertaruhkan dengan nyawa para pahlawan revolusi. Kita sebagai penerus kemerdekaan bangsa ini harus tetap menjaga ideologi bangsa ini. implementasi nyata dari menjaga ideologi pancasila adalah menerapkannya disetiap aktifitas kita baik dalam keluarga, masyarakat maupun dalam bernegara.

Ideologi pancasila adalah Ideologi yang sesuai dengan jati diri bangsa ini. Ketuhanan yang maha esa bermakna setiap warga negara Indonesia memiliki agama dengan tuhan yang esa/satu. Kemanusiaan yang adil dan beradab bermakna, bangsa indonesia menjunjung tinggi keadilan dan sebagai bangsa yang beradab. Persatuan indonesia bermakna, walaupun bangsa indonesia terdiri dari suku bangsa, bahasa, adat istiadat dan agama yang berbeda beda namun tetap satu persatuan yaitu bangsa indonesia. kerakyatan yag dipimpin oleh hikmat  kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan bermakna bahwa bangsa indonesia mengedepankan musyawarah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan tidak akan merugikan salah satu pihak atau unsur negara satu pun. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia bermakna pemerintah akan memandang dan melayani seluruh warga negara tanpa pilih kasih.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top