You are here
Home > Berita > Mobil Lajuran Wamena – Mulia Dihadang dan Dibakar OTK Menyebabkan 2 Meninggal 1 Luka

Mobil Lajuran Wamena – Mulia Dihadang dan Dibakar OTK Menyebabkan 2 Meninggal 1 Luka

Aksi penghadangan dan pembakaran disertai penembakan terjadi lagi di Puncak Jaya, tepatnya Rabu 16 Juli 2014 pukul 14.15 Wit. Mobil lajuran Wamena-Mulia yang mengarah ke Kampung Kalome dan Kampung Dangobak yang sedang membawa bahan sembako untuk masyarakat, dihadang dan ditembaki oleh Orang Tak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan korban sipil 2 orang, sopir meninggal ditempat dan 1 orang luka serta 4 mobil Merk Mitsubishi Strada dibakar.

Kejadian seperti ini sering terjadi di daerah Puncak Jaya terutama di daerah-daerah yang rawan dan jauh dari pantauan Pos TNI maupun Polri. Mereka beraksi dengan cepat, begitu selesai melakukan penghadangan dan pembakaran disertai penembakan, kelompok tersebut segera kabur dan melarikan diri ke dalam hutan. Kedua korban yang meninggal dunia, atas nama saudara Kallo umur 30 tahun terkena luka tembak di bagian kepala dan saudara Laksamana umur 24 tahun serta 1 orang yang terkena  luka tembak di bagian pantat atas nama saudara Bahar umur 40 tahun.

Selanjutnya setelah mendapat informasi ada penghadangan dan pembakaran disertai penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pasukan dari Satgas TNI Yonif 751/R dan  Tim Sus dari Polres Mulia langsung meluncur menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan evakuasi terhadap korban ke Rumah Sakit terdekat. Sementara itu, pasukan dari Satgas TNI dan Polri yang lainnya melakukan pengamanan dan penjagaan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari kejadian tersebut, sangatlah merugikan masyarakat karena akan menyebabkan harga bahan sembako di derah Puncak sangat mahal, karena setiap ada kendaraan yang membawa bahan sembako untuk masyarakat di Pegunungan sering kali dihadang dan dibakar. Hal ini jelas akan sangat menghambat lajunya pertumbuhan ekonomi di daerah pedalaman seperti di Puncak Jaya karena kurangnya pasokan bahan pokok/sembako. Kelompok ini sengaja ingin membuat situasi tidak aman dan masyarakat sulit mendapatkan bahan pokok sembako, sehingga nantinya kelompok tersebut dapat dengan mudah memprovokasi masyarakat. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat apabila melihat dan mengetahui ada kelompok yang ingin menghambat pasokan logistik bahan sembako agar segera melaporkan atau menginformasikan kepada petugas keamanan terdekat, sehingga kejadian seperti tersebut di atas dapat diantisipasi.

Baca juga :  TNI Bantu Masyarakat Buat Jamban Untuk Kesehatan

Sementara itu sampai dengan berita ini diturunkan, situasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) relatif aman dan terkendali.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top