You are here
Home > Berita > Otmil : Barang Lengkap dan Menunggu Proses Hukum Selanjutnya

Otmil : Barang Lengkap dan Menunggu Proses Hukum Selanjutnya

“Tidak benar barang bukti itu tidak ada, pemeriksaan barang bukti pada saat sidang kemarin hanya sepintas saja, karena belum waktunya untuk menunjukkan barang bukti, tegas Kakumdam XVII/Cenderawasih Kolonel Chk Drs. Nyoman Nandera, S.H. di kantornya, Senin (23/5).

Kakumdam juga menjelaskan prosedur dalam sebuah persidangan itu dimulai dari pemeriksaan saksi-saksi kemudian pemeriksaan terdakwa dan yang terakhir adalah pemeriksaan barang bukti. Persidangan kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Prada SD, Selasa (17/5) kemarin belum masuk pada agenda pemeriksaan barang bukti.

Di tempat yang sama Kaotmil, Kolonel Laut Sahrizal Lubis mengatakan bahwa pemeriksaan barang bukti itu ada waktunya tersendiri, yaitu setelah saksi-saksi dan terdakwa di periksa, baru dilakukan pemeriksaan barang bukti secara keseluruhan.

Terkait pemeriksaan barang bukti yang ditunjukkan dalam persidangan kemarin, “ini hanya karena ditakutkan saksi-saksi tidak dapat dihadirkan kembali dalam persidangan maka sebagian barang bukti terpaksa kami tunjukkan di persidangan,” jelasnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh pihak Pomdam XVII/Cenderawasih, dalam hal ini di wakili oleh Kasi Idik, Mayor Cpm Eryka yang menjelaskan bahwa barang bukti yang belum ditunjukkan di persidangan masih ada di Pomdam XVII/Cenderawasih dikarenakan memang belum saatnya untuk menunjukkan keseluruhan barang bukti tersebut.

Baca juga :  Kedekatan dan Kebersamaan Masyarakat dan Anggota Satgas TMMD

“Ini adalah barang bukti yang menjadi polemic atau komplai dari salah satu saksi di persidangan,” kata Kasi Idik sembari menunjukkan barang bukti yang masih tersegel rapi dalam amplop coklat.

Lebih lanjut Kasi Idik menjelaskan, barang bukti tersebut adalah kaos abu-abu milik suami korban yang terdapat noda darah dan potongan rambut.

“Pada saatnya nanti, barang bukti tersebut akan diperlihatkan oleh hakim di pengadilan saat agenda pemeriksaan barang bukti, katanya.

Kakumdam menyampaikan keprihatinannya terhadap keluarga korban atas terjadinya kasus ini serta mengajak agar semua pihak dapat bersabar menunggu seluruh proses persidangan sampai selesai.

Sebelum mengkahiri pernyataannya, Kakumdam mengatakan bahwa persidangan ini terbuka untuk umum, dan siapapun boleh menyaksikannya.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top