You are here
Home > Press Release > Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Dikmata TNI AD Gelombang II Tahap I TA. 2013

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Dikmata TNI AD Gelombang II Tahap I TA. 2013

Jayapura, (12/04), Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Drs. Christian Zebua MM, bertindak selaku lnspektur Upacara pada acara Penutupan Pendidikan pertama Tamtama TNI AD Gelombang II Tahap I TA. 2013 pada hari Sabtu 12 April 2014 bertempat di Aula Serba Guna Rindam XVII/Cenderawasih, Sentani – Jayapura.

Dalam amanatnya Pangdam mengatakan bahwa dengan dilaksanakan pelantikan dan penyumpahan, maka secara resmi 328 orang mantan siswa telah menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Prajurit Dua (Prada). Pendidikan ini bertujuan untuk membentuk prajurit siswa calon Tamtama, agar menjadi Tamtama TNI AD yang memiliki sikap dan prilaku sebagai prajurit yang Sapta marga, mempunyai pengetahuan, keterampilan dasar golongan Tamtama serta jasmani yang Samapta. Atas nama seluruh keluarga besar Kodam XVIl/Cenderawasih Pangdam mengucapkan “Selamat” atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di Rindam XVII/Cenderawasih. Kepada orang tua mantan siswa, Pangdam juga mengucapkan Selamat atas keberhasilan putra-putranya, karena ini juga merupakan keberhasilan dan kebanggaan para orang tua.

Lebih lanjut Pangdam sampaikan, apa yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan merupakan dasar ilmu kemiliteran, ilmu yang memang disiapkan untuk membentuk kepribadian dan karakter seorang Tamtama TNI AD. Segala pengetahuan yang telah diperoleh akan terus tumbuh dan berkembang dalam sikap dan perilaku sebagai prajurit, maka budayakanlah kegiatan belajar dan berlatih, tumbuhkan sikap pantang menyerah, tanamkan keyakinan pada diri sebagai seorang prajurit sejati yang Solid dan Profesional. Pedomani norma-norma keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pegang teguh jati diri TNI, sebagai Tentara rakyat, Tentara pejuang dan Tentara nasional serta selalu mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Sapta marga, Sumpah prajurit dan Delapan wajib TNI.

Jalani kehidupan sebagai prajunit, dengan selalu mengindahkan aturan hukum, etika pergaulan dan nilai-nilai budaya yang berlaku dalam masyarakat, serta hindari perbuatan tercela. Jiwailah dalam setiap pelaksanaan tugas, sesanti Pataka Kodam “Ksatria Pelindung Rakyat” yang mengandung makna, prajurit Kodam XVll/Cenderawasih adalah Ksatria yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, membela kejujuran, kebenaran dan keadilan dalam upaya melindungi seluruh rakyat di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. Apabila berpedoman kepada hal tersebut di atas, maka akan selalu mendapat simpati di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Baca juga :  Peringati HUT Ke 51 Kodam XVII/Cenderawasih Selenggarakan Gerak Jalan Santai

Di akhir amanatnya Pangdam berpesan selalu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai pola perilaku keseharian sehingga membentuk prajurit yang beriman dan bertaqwa. Mantapkan dan tingkatkan sikap dan perilaku sebagai prajurit TNI AD yang berjiwa Sapta marga, memiliki disiplin, jiwa korsa, loyalitas tinggi, taat terhadap hukum dan HAM serta pantang menyerah dan siap berkorban demi tetap tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Miliki keteguhan, ketabahan dan keberanian dalam melaksanakan tugas dengan mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi dan golongan. Miliki dan aplikasikan sikap teritorial dimanapun berada dalam rangka mendukung terwujudnya kemanunggalan TNI dan rakyat.

Autentikasi: RH.

Foto-foto terkait :

Pangdam Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, M.M saat memberikan amanat
Pangdam Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, M.M saat memberikan amanat
Pangdam Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, M.M saat mengambil sumpah para lulusan Dikmata
Pangdam Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, M.M saat mengambil sumpah para Prajurit lulusan Dikmata

Leave a Reply

*

Top