You are here
Home > Berita > Para Anak Pejuang Tolak Adanya Demo KNPB Di Papua

Para Anak Pejuang Tolak Adanya Demo KNPB Di Papua

Jayapura – Dengan adanya rencana aksi yang akan dilakukan pada tanggal 13 Juli besok, keluarga anak pejuang pembebasan Irian Barat menolak secara tegas dan meminta agar aparat menindak tegas kelompok yang selama ini merusak moral pemuda dan msyarakat serta kedaulatan negara.

Sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kita jangan pernah mundur dengan aksi sekelompok orang yang ingin memisahkan diri dari dari NKRI, karena apa yang disuarakan dipastikan tidak representatif (Mewakili) seluruh lapisan masyarakat yang berada di Papua.

Ketua umum kerukunan keluarga besar pejuang pembebasan Irian Barat, Eni H’Tan mengatakan kepada wartawan bahwa aksi yang dilakukan kelompok seperti KNPB (Komite Nasional Papua Barat) dan beberapa kelompok lainnya telah banyak menimbulkan keresahan, baik untuk orang Papua sendiri maupun Non Papua. Kelompok-kelompok tersebut telah memprovokasi dan melakukan propaganda menyampaikan isu yang tidak benar untuk membangun opini.

Eni yang didampingi anak pejuang lainnya yakni Milka Mehue, Martinus Samonsabra, Yohanis Done, Sarkus Ayatanoi dan Pdt Cristian Noya serta beberapa pejuang yang usianya diperkirakan mencapai 60-70 tahun termasuk janda pejuang. Saat ini begitu banyak propaganda yang dilakukan oleh KNPB serta beberapa organisasi terlarang lainnya, yang hanya untuk kepentingan kelompok.

Kelompok tersebut juga meminta seluruh pihak turun ke jalan untuk mendengar hasil keputusan namun sayang tak banyak yang tahu apa itu ULMWP (United Liberation Movement For West Papua) maupun MSG (Melanisian Sperhead Group), Eni juga mengatakan bahwa mereka bukan Indonesia dan Indonesia itu pencuri, pemerkosa, menstigma dan menyandera? Mereka melakukan ini tidak.? Tegas sindir Eni.

Baca juga :  Pangdam Tatap Muka Bersama Tokoh di Nabire

Eni juga menyebut ada ancaman yang harus disikapi dengan tegas untuk mengembalikan moral dan ahlak berbangsa sehingga secara tegas anak pejuang menyatakan menolak dengan keras yang namanya KNPB, ULMWP maupun organnisasi serupa lainnya karena hanya menimbulkan keresahan.

Sebagai pejuang mama Papua perlu kami sampaikan bahwa Indonesia adalah rumah bersama generasi muda yang memiliki masa depan, sehingga pemerintah juga perlu menyiapkan ahlak dan moral yang baik juga. Selain menyatakan penolakan terhadap KNPB maupun ULMWP, kelompok anak pejuang ini juga memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan untuk menumpas kelompok-kelompok yang membuat rusak keutuhan bangsa.

Ada juga kelompok yang suka mengganggu stabilitas keamanan di Papua, oleh karena itu kami para anak pejuang akan mendukung pihak keamanan, dan untuk pihak keamanan jangan takut untuk menindak tegas kelompok tersebut karena banyak yang mendukung pihak keamanan untuk menumpak kelompok-kelompok yang dinilai ilegal.(Prd/Cen)

 

Sumber : Koran Cenderawasih Pos Hal 1 dan 4 Edisi 12-07-2016

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top