You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Pasukan Siluman Kopassus : Sat Gultor 81

Pasukan Siluman Kopassus : Sat Gultor 81

Indonesia memang sangat terkenal akan dunia kemiliterannya, bahkan keganasan dan ketangkasan para pasukan elitnya seperti Denjaka TNI AL, Kopaskhas TNI AU, atau Kopassus TNI AD. Hal ini sudah sangat diakui oleh dunia. Indonesia sendiri menempati posisi 14 dari 126 negara yang ada didunia. Data tersebut bisa di lihat di situs http://www.globalfirepower.com . Dari data tersebut membuktikan bahwa Negara yang berdaulat kekuatan militer mempunyai peran penting dalam melindungi berbagai gangguan atau serangan dari negara lain.

Untuk itu Indonesia telah menyiapkan pasukan khusus untuk mengatasi gangguan dari dalam maupun luar yang bertujuan untuk menjaga keutuhan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Salah satu dari beberapa pasukan yang disegani yaitu Satuan Penanggulangan Teror 81 (Sat Gultor 81). Sejarah kenapa bisa dinamakan sebagai Sat Gultor 81, disini penulis akan menceritakan sedikit tentang sejarah lahirnya Sat Gultor 81.

Pada era tahun 1970/80-an untuk mengantisipasi maraknya pembajakan pesawat terbang, Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI Letjen TNI LB Moerdani menetapkan lahirnya kesatuan baru setingkat Detasemen. Pada tanggal 30 Juni 1982 lahirlah Detasemen 81 (Den-81) Kopassandha dengan komandan pertama Mayor Inf. Luhut Binsar Panjaitan dengan wakil Kapten Inf. Prabowo Subianto. Kedua perwira tersebut dikirim ke Jerman untuk mengambil spesialisasi penanggulangan teror ke GSG-9 (Grenzschutzgruppe-9). Dengan prinsip “tidak diketahui,tidak terdengar dan tidak terlihat”, pasukan ini dipersiapkan sebagai ujung tombak pertahanan dan keamanan Republik Indonesia.

Dengan porsi latihan yang sangat ketat dan berat, tidak semua prajurit bisa masuk menjadi anggota Sat Gultor 81. Mereka harus melewati beberapa kali test agar bisa masuk menjadi anggota Sat Gultor 81. Untuk testnya meliputi Test Kesehatan, Test IQ, dan Test Jasmani. Pada test kesehatan, setiap prajurit harus terbebas dari riwayat sakit meskipun penyakit berderajat rendah karena bisa mengganggu fungsi tubuh apabila melaksanakan latihan. Untuk test IQ, hasil test harus diatas 110 dan yang terakhir harus yaitu test jasmani. Untuk test jasmani, nilainya haruslah BS.

Baca juga :  NUBIKA (Nuklir, Biologi, Kimia)

Markas Satgultor 81 berada di kompleks Mako Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur. Grup satuan elit ini memiliki personel paling sedikit daripada grup-grup lain di Kopassus. Di setiap regunya memiliki spesialisasi masing-masing yang sesuai dengan bidangnya seperti Tim Paska dan K-9.

Dengan adanya Sat Gultor 81 ini menambah pasukan unit anti-teror di negeri kita yang pada umumnya dilatih untuk menghadapi aksi teror sekelompok orang, seperti pembajakan pesawat terbang atau penyanderaan di gedung bertingkat ataupun bom (termasuk bom bunuh diri).

Leave a Reply

*

Top