You are here
Home > Berita > Pelatihan Penggunaan Teknologi Dalam Pengolahan Lahan

Pelatihan Penggunaan Teknologi Dalam Pengolahan Lahan

Merauke – Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merauke mengadakan acara Pembukaan Pelatihan Teknologi Pertanian Penggunaan Alat Farm Traktor, Rice Transplanter dan Combine Harvester yang bertempat di Balai Benih Utama (BBU) Padi Rawasari Distrik Malind Kabupaten Merauke, Senin (21/11).

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Merauke Bapak Bernard Nurhadi yang sekaligus sebagai Ketua Penyelenggara Pelatihan memberikan sambutan bahwa, kegiatan pelatihan akan dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 21 – 26 Nopember 2016, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga operasional alat mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas padi dengan penambahan area tanam dibandingkan dengan sistem tanam secara konvensional.

“Pelatihan teknologi pertanian menggunakan metode androgogi atau pembelajaran orang dewasa, dengan presentase pelatihan 20 % di ruangan dan 80 % di lapangan serta menitik beratkan pada praktek penguasaan penggunaan alat mesin pertanian”. ucap bapak Bernard.

Disampaikan juga oleh bapak Bernard bahwa materi pelatihan diantaranya pembuatan persemaian yang akan digunakan oleh Rice Transplanter dan teknik operasional serta perawatan Rice Trasplanter, teknik operasional dan perawatan Farm Traktor, teknik operasional serta perawatan Combine harvester.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Bapak Edi Santoso, Bsc., mewakili Kadis Pertanian Kabupaten Merauke dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk upaya khusus untuk memaksimalkan penggunaan alsintan sesuai kegunaanya, karena Kabupaten Merauke merupakan salah satu daerah yang mendapatkan bantuan alsintan terbanyak dari Pemerintah Pusat, untuk itu harus diimbangi pengetahuan opersional alsintan tersebut.

Baca juga :  Kodim 1704/Sorong Ramaikan HUT Radar Sorong Ke-15

Kerjasama antara Dinas Pertanian Kabupaten Merauke dengan TNI AD dalam hal ini Korem 174/ATW harus bisa bersama-sama saling mendukung yang salah satunya telah membentuk Brigade diantaranya brigade olah tanah, brigade tanam dan brigade penanggulangan hama. “Untuk itu peran Babinsa saat ini sangat terasa sebagai pendamping dan penggerak serta memotifasi para petani untuk semangat bekerja”, ucap bapak Edi Santoso, Bsc.

Dalam acara tersebut, hadir Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Merauke yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan Bapak Edi Santoso, Bsc., Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Merauke Bapak Bernard Nurhadi, Plt. Kepala Distrik Malind Bapak Stevanus Aris Mahuze. S.Stp., Danramil 1707-05/Merauke diwakili Danposramil Malind, Kapolsek Kurik diwakili Aiptu Yanuar, dan peserta latihan sebanyak 125 orang terdiri dari Babinsa Koramil 1707-05/Merauke 28 orang, petani 67 orang serta siswa SMK Pertanian Kumbe 30 siswa. (Prd/Cen).

Leave a Reply

*

Top