You are here
Home > Alat Utama Sistem Senjata > Peluncur Roket TNI AD Memiliki Daya Hancur Tinggi

Peluncur Roket TNI AD Memiliki Daya Hancur Tinggi

Melirik senjata TNI AD yang memiliki daya hancur tinggi atau disebut juga High Explosive (HE), Angkatan Darat memiliki Pasukan Artileri Medan yang memiliki peluncur roket multi laras (MLRS) terbaru ASTROS II MK6. Mungkin teknologi boleh kalah, tapi ASTROS ini Battle Proven (sudah pernah digunakan bertempur). ASTROS digunakan pada perang intervesi Arab Saudi di Yaman, Perang di Angola, Perang Teluk, dan masa Perang Iran – Irak. ASTROS lebih banyak mampu menampung jenis kaliber, bahkan jika mau dan ada dana, ASTROS mampu meluncurkan rudal jelajah AV/MT-300 yang mampu menghancurkan daerah musuh dari jarak 300km.

Armed TNI AD sebagai fungsi oprasional roket ASTROS merupakan lompatan penting dalam hal adopsi teknologi baru. Alutsista Peluncur yang mampu menembakkan roket multi laras dengan kaliber 127mm hingga 300 mm. Agar tak salah mengerti, ASTROS II pada hakekatnya adalah sebuah sistem pertahanan atau bantuan tembakan pasukan Infanteri atau penghancur obyek vital musuh. Terdiri dari komponen kendaraan peluncur, disebut sebagai AV-LMU (Universal Multiple Launcher), kemudian didukung dengan kendaraan pembawa/re-supply amunisi (AV-RMD), dimana AV-RMD mempunyai kapasitas angkut sebanyak dua kali untuk pengisian tiap AV-LMU.

Peluncur roket ini sudah di uji coba penembakkan oleh Armed TNI AD di Pantai Bocor, Kebumen, Jawa Tengah bulan agustus 2016 lalu. Uji coba roket dengan hitungan mundur senjata roket jenis SS 30, SS 40, SS 60 dan SS 80 diluncurkan oleh Dislitbang Mabes TNI AD. Staf Pengadaan KEMHAN Letnan Kolonel Arm Aziz Mahmudi menegaskan, alutsista Armed Multi Louncher Rocket System, Astros II MK 6 produksi Avibras Industria Aeroespecia SA (AIA-SA) Brasil ini merupakan sistem senjata peluncuran roket yang memiliki kaliber multi efek gentar yang tinggi. Juga dapat menembakan tiga jenis kaliber dari unit peluncuran yang sama.

Baca juga :  Mortir 81 Norinco

“Kegiatan ini untuk melihat performa dari MLRS yang kita adakan atau kita beli dari Brasil. Roket ini adalah roket buatan Brasil. Kemudian saat ini kegiatan guna untuk menguji performa dari roket, sehingga didapatkan jarak maksimum dari penembakan. Diharapkan dari hal tersebut adalah bisa memberikan keyakinan kepada TNI Angkatan Darat, yang nantinya akan menggunakan alutsista ini” penjelasan Letnan Kolonel Arm Aziz Mahmudi dalam kegiatan tersebut. Dengan adanya banyak kajian tersebut kedepan TNI akan semakin kokoh secara bertahap.(HA/C17)

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top