You are here
Home > Press Release > Pembangunan Gereja Di Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo Adalah Bentuk Kepedulian TNI Kepada Rakyat

Pembangunan Gereja Di Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo Adalah Bentuk Kepedulian TNI Kepada Rakyat

Pangdam XVII/Cenderawasih yang diwakili oleh Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Deliaman TH. Damanik, S.IP, M.Si meninjau secara langsung kegiatan Karya Bakti TNI Skala Besar yang diselenggarakan oleh Kodam XVII/Cenderawasih, yaitu pembangunan Gereja Khatolik Paroki Hebuba Stasi Yosep pada Rabu 19 Nopember 2014 bertempat di Distrik Dekai Kabupaten Yakuhimo Provinsi Papua.

Karya Bakti ini melibatkan 46 personel TNI yaitu yang terdiri dari Denzipur 10/KYD sebanyak 21 orang, dari Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih sebanyak 15 orang dan dari Kodim 1702/Jayawijaya sebanyak 10 orang. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 Nopember s/d 30 Nopember 2014 dengan sasaran fisik pembangunan Gereja Khatolik Paroki Hebuba Stasi Yosep Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo dan sasaran non fisik penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan kerukunan antar umat beragama, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan Kesehatan serta penyuluhan kepariwisataan.

Dalam kunjungannya tersebut, Kasdam menyampaikan kegiatan ini adalah sebuah bentuk kepedulian dari TNI khususnya Kodam XVII/cenderawasih demi mewujudkan Papua menjadi Tanah yang damai, mandiri dan sejahtera. Semoga pembangunan tempat ibadah ini dapat menciptakan hubungan yang harmonis antar umat beragama sehingga tidak adanya perpecahan yang mengakibatkan konflik berkepanjangan.

Selain itu, tujuan kegiatan Bakti TNI  adalah untuk menciptakan sinergitas antara TNI dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan masyarakat agar terciptanya situasi dan kondisi wilayah yang tertib, aman dan terkendali.

Tempat ibadah adalah Rumah Tuhan yang artinya Rumah yang mendapat kehormatan dan dimuliakan Tuhan, karena melalui tempat ibadah kita bisa berkomunikasi dan menjalin hubungan langsung dengan Tuhan. Maka jika pembangunan tempat ibadah ini sudah selesai keberadaannya harus tetap dipelihara, dilestarikan dan dimanfaatkan dengan baik. Selain itu tempat ibadah dapat dijadikan sebagai penjaga moral dan etika dengan penanaman nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, dan ahklak yang luhur serta pengobar semangat. Tetapi yang paling utama adalah rumah ibadah sebagai tempat peribadahan yang dapat memberikan kesejukan, kenyamanan, ketentraman dan ketenangan baik secara rohani maupun jasmani.

Baca juga :  Kodam XVII/Cenderawasih Gelar Piala Pangdam Cup Turnamen Sepak Bola U-16

Sudah menjadi tekad dan komitmen TNI khususnya Kodam XVII/cenderawasih untuk senantiasa peduli terhadap kesulitan rakyat. Karena sebagai Tentara Rakyat yang lahir dan dibesarkan oleh rakyat, maka Kodam XVII/Cenderawasih akan terus berjuang serta memberikan pengabdian yang terbaik, karena rakyat adalah saudara prajurit Kodam XVII/cenderawasih.

Tekad dan niat tulus dari prajurit Ksatria Pelindung Rakyat  kiranya mendapat dukungan sepenuhnya dari segenap komponen masyarakat sehingga semakin menajamkan perannya sebagai alat Negara dalam mendukung dinamika Pembangunan Nasional. Dalam setiap pelaksanaan pembangunan tentu mensyaratkan adanya kerja sama, sinergitas dan sinkronisasi antar berbagai komponen bangsa agar tujuan serta sasaran dapat tercapai.

Kepada seluruh komponen Bangsa yang ada di wilayah Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, mari bersama-sama mendukung keberhasilan Karya Bakti Skala Besar yang diselenggarakan oleh Kodam XVII/Cenderawasih, sehingga apa yang kita lakukan dapat berbuah kebaikan dan mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa, serta benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Autentikasi : RH.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top