You are here
Home > Dari Media Lain > Pengabdian Kodam XVII/Cenderawasih di Bumi Cenderawasih

Pengabdian Kodam XVII/Cenderawasih di Bumi Cenderawasih

JAYAPURA-KodamXVII/Cenderawasih adalah bagian integral dari TNI AD sesuai amanat Undang-Undang melaksanakan tugas pokok untuk menegakkan kedaulatan Negara dan keutuhan wilayah darat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia di wilayah daratan dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan sesanti pataka Kodam “Ksatria Pelindung Rakyat” mengandung makna prajurit KodamXVII/Cenderawasih adalah Ksatria yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, membela kejujuran, kebenaran dan keadilan dalam upaya melindungi seluruh rakyat di Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

Penjabaran sesanti di atas, bermakna bahwa jika kita melindungi rakyat, maka rakyat akan melindungi kita, jika kita membantu rakyat, maka rakyat akan membantu kita dan jika kita mencintai rakyat, maka rakyat akan mencintai kita.

Kodam XVII/Cenderawasih sebagai komando kewilayahan yang berada di Tanah Papua merupakan alat perpanjangan tangan pemerintah untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan melalui koordinasi dengan aparatur pemerintah daerah setempat.

Selain itu, Kodam XVII/Cenderawasih juga mempunyai tugas sebagai koordinator pengamanan daerah perbatasan wilayah Indonesia timur dengan Negara tetangga Papua New Guinea (PNG) dimana daerah-daerah perbatasan tersebut rawan terhadap pelanggaran maupun tindakan-tindakan lainnya. Karena mempunyai potensi kerawanan yang sangat tinggi, maka perlu pengamanan dan penanganan yang lebih ketat. Seperti yang sudah dijelaskan dalam UU TNI No. 34 Tahun 2004, dimana tugas pokokTNI sudah dituangkan baik dalam OMP (Operasi Militer Perang) maupun OMSP (Operasi Militer Selain Perang). Dalam UUD TNI No. 34 Tahun 2004 dijelaskan tugas pokok TNI adalah menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari ancaman baik dari dalam maupun dari luar negeri).

Selain itu, untuk terwujudnya kondisi juang yang tangguh berupa kondisi dinamis masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang tercermin dalam sikap dan perilaku yang dijiwai oleh kecintaannya pada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, bertanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan Negara serta terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat yang tangguh berupa ikatan yang kokoh dan kuat serta bersatu padunya TNI-Rakyat baik secara fisik maupun non fisik. Menyikapi hal tersebut di atas, Kodam XVII/Cenderawasih merupakan subyek Binter TNI AD beserta satuan jajarannya telah menyelenggarakan pembinaan teritorial secara terus menerus baik secara berdiri sendiri maupun bersama-sama instansi terkait dan komponen masyarakat lainnya sesuai dengan kewenangan dan peraturan perundang-undangan.

Upaya-upaya yang dilakukan sudah cukup banyak dan bisa dirasakan oleh masyarakat di Papua, dengan menyelenggarakan bakti sosial, karya bakti, kerjasama dan lain sebagainya, sebagai perwujudan Binter Kodam XVII/Cenderawasih dengan harapan masyarakat yang masih berseberangan pandangan agar sadar dan kembali kepangkuan Ibu Pertiwi guna membangun bangsa dan negara khususnya di Papua yang kita cintai bersama untuk mewujudkan Papua yang aman dan damai.

Kodam XVII/Cenderawasih dalam menyelenggarakan Binter dibantu oleh instansi terkait lainnya baik dari pemda maupun satuan pasukan pengamanan daerah rawan dan perbatasan, dimana seluruh personil yang berada di perbatasan pun juga menyelenggarakan program Binter diantaranya, menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di perbatasan, memberikan keterampilan kepada masyarakat sehingga dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengajar di sekolah-sekolah dasar terpencil dan hasilnya pun amat sangat bisa dirasakan oleh masyarakat disana.

Selain itu, membangun sarana dan prasarana yang ada di wilayah seperti membantu membangun jalan, tempat ibadah dan tempat tinggal penduduk dan menanamkan pada masyarakat agar memahami pancasila, UUD 1945 serta mengajak menumbuhkan rasa cinta tanah air guna menimbulkan rasa memiliki terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga dalam benak mereka tertanam pemikiran bahwa mereka adalah bagian dari bangsa Indonesia serta mempunyai hak dan kewajiban yang sama seperti warga Negara lainnya. Dengan adanya kegiatan-kegiatan itu, hasilnya bisa langsung menyentuh hati rakyat Papua.

Baca juga :  Komjen Buwas Siapkan Satgas Anti Narkoba, Libatkan Kementerian dan TNI

Selain itu, Kodam XVII/Cenderawasih dalam menangani situasi yang sedang berkembang di Papua telah mengedepankan SOFT POWER melalui pendekatan-pendekatan kesejahteraan, agama, culture dan kesetaraan serta langkah-langkah yang diprogramkan.

Beberapa tahapan meliputi tahapan pertama KodamXVII/Cenderawasih membangun kepercayaan masyarakat Papua (TRUST BUILDING) dengan maksud masyarakat Papua menaruh kepercayaan terhadap pemerintah dan aparatur pemerintahnya termasuk didalamnya TNI dan POLRI, sehingga masyarakat merasa terlindungi dan terayomi dengan adanya TNI di tengah-tengah mereka.

Tahap selanjutnya POWER BELIEVE yaitu cara pendekatan terhadap saudara-saudara yang berseberang paham/pandangan melalui tokoh-tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan untuk mengajak mereka kembali kepangkuan Ibu Pertiwi dan bisa hidup layak seperti yang lainnya sebagai warga negara Indonesia yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan yang lain, tahap selanjutnya ‘CHANGE MIND SET’ mengubah pola pikir masyarakat Papua yang belum menyadari bahwa mereka sudah merdeka, serta menghilangkan rasa takut dan tekanan serta pembodohan, guna menuju kepada tatanan berkehidupan yang baik, maju seiring dengan tuntutan perkembangan jaman.

Hal ini terbukti banyaknya kelompok yang berseberangan paham atau pendapat (KSB) yang menyerahkan diri untuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selama ini mereka menganggap bahwa Indonesia adalah penjajah bagi rakyat Papua, namun dengan adanya Kodam XVII/Cenderawasih melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial melalui pendekatan-pendekatan kesejahteraan, agama, budaya dan kesetaraan serta kemanusiaan dapat merubah pemikiran, saudara-saudara kita yang selama ini telah diprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan hanya mementingkan pribadi sendiri untuk mencapai ambisinya.

Dengan kenyataan ini kita semua merasa prihatin atas ulah orang-orang yang memprovokasi mereka sehingga masyarakat yang tidak tau apa-apa menjadi korban. Sebagai warga Negara Indonesia yang merasa senasib sepenanggungan, ‘Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi’ mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya, janganlah mudah terpengaruh apalagi terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa demi untuk mewujudkan ambisinya dengan cara mengorbankan masyarakat dengan dalih ‘FREEDOM’ (Kemerdekaan) bagi rakyat Papua, dimana sebenarnya semua itu hanya penyesatan terhadap masyarakat.

Kita semua tahu, bahkan dunia mengakui bahwa Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan republik Indonesia yang sah. Untuk itu, kami mengajak saudara- saudara yang masih berseberang pendapat, mari kita sama-sama selesaikan perbedaan itu dengan cara yang lebih baik melalui penyelesaian secara kemanusiaan dengan cara dialog damai, sehingga permasalahan yang timbul selama ini dapat diselesaikan dan dipecahkan secara bersama-sama.

Mari kita bangun bangsa ini dengan pemikiran-pemikiran yang profesional, tidak saling menyalahkan dengan pemecahan solusi yang terbaik sehingga apa yang kita harapkan dapat terwujud dengan baik tanpa perlu timbul korban baik harta maupun nyawa untuk itu Kodam XVII/Cenderawasih mengajak dan menghimbau kepada saudara-saudara kita yang masih berseberangan paham yang ada di gunung-gunung mari kita selesaikan dengan baik baik dan cara damai serta bersama-sama untuk mewujudkan Papua yang Damai, Mandiri dan Sejahtera.

Sumber: Koran Cenderawsih Pos 18 Mei 2015, Halaman 21.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top