You are here
Home > Tulisan > Alat Utama Sistem Senjata > Pengembangan Prototype Mortir Mekatronik 81 mm oleh Litbang TNI AD

Pengembangan Prototype Mortir Mekatronik 81 mm oleh Litbang TNI AD

Litbang TNI AD pada saat ini sedang fokus pada pengembangan sebuah alutsista sistem mortir reaksi cepat yang berbasis teknologi elektronik. Desain mortir ini, pertama dipublikasikan pada event Indo Defence tahun 2016 yang lalu.

Mortir ini menggunakan teknologi semi automation transfer system serta automatic fire control system dengan tujuan kecepatan tembak mortir semakin cepat bisa melontarkan 10 kali tembakan per menit.

Disisi lain, prototype dari mortir mekatronik juga mengusung sistem kontrol via aplikasi smartphone yang berbasis android. Dilihat dari sisi dayanya, mortir ini digerakkan oleh motor DC yang bisa diambil dari mobil yang mengangkutnya.

Untuk kontrol sudut elevasinya (laras) dan sudut traversinya (hadap kiri-kanan) dikendalikan oleh kontrol elektrik yang menggunakan laptop. Perangkat kontrol sudah menggunakan sistem komputer balistik untuk mengukur sebuah jarak serta koordinat target yang diintegrasikan dengan jenis proyektil sehingga mampu mengkalkulasi penembakan secara akurat.

Baca juga :  Senapan Mesin CZ Scorpion Evo 3 Milik Kostrad

Untuk melontarkan mortir, menggunakan modul wifi yang kontrolnya menggunakan remote wireles melalui smartphone. Mungkin yang menjadi catatan untuk saat ini adalah pada fitur anti jamming pada system WIFI yang menggunakan frekuensi Wifi Konvensional.

Pada sisi platformnya menggunakan mortir 88 mm, berat mencapai 49 kg dan panjangnya mencapai 1.560 mm. Untuk jangkauan tembaknya bisa mencapai 6.500 meter dan minimalnya 100 meter. Diharapkan pada tahun 2018, montir ini sudah mendapatkan sertifikasi dari Dislitbang.

Leave a Reply

*

Top