You are here
Home > Wisata Militer > Peninggalan Perang Dunia Ke II di Papua

Peninggalan Perang Dunia Ke II di Papua

Papua merupakan salah satu pulau terbesar yang berada di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 7,5 juta dan luas 786.000 km²  dengan  kekayaan alam yang melimpah serta flora dan faunanya yang beragam, hal tersebut tidaklah mengherankan bila pada masa perang dunia ke II banyak negara yang berusaha untuk menguasai pulau tersebut ditambah dengan letaknya yang strategis membuat Papua bak Primadona, dalam sejarahya Papua telah digunakan oleh pihak sekutu diantaranya Belanda, Amerika dan Jepang  yang kesemuanya datang ke Papua untuk membuat basis pertahanan maupun melakukan pertempuran.

Dalam perjalannya sebagi saksi biksu perang dunia II pulau Papua menyimpan bukti  peninggalan dari bekas perang yang tidak sedikit ditinggalkan pihak sekutu diantaranya Gua Persembunyian Tentara Jepang atau disebut Gua Jepang yang terletak di Kota Biak sendiri terletak di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Tidak heran jika di Biak ada banyak peninggalan Perang Dunia II. Sebut saja lokasi jatuhnya pesawat pembom Catalina milik tentara sekutu, lalu Gua Binsari atau kerap disebut Gua Jepang yang menjadi tempat persembunyian tentara Jepang.

Gua jepang memiliki daya tarik tersendiri. Selain keindahan stalaktit, gua ini menyisakan bekas-bekas peninggalan tentara Jepang. Seperti peluru, mortir, helm perang, senjata api hingga tulang-belulang tentara Jepang yang gugur.

Tidak kalah dengan gua Jepang di biak,  Jayapura juga mempunyai tempat-tempat yang mempuyai peninggalan perang dunia Ke II, di antaranya Tugu Douglas MacArthur dia adalah seorang jenderal Amerika Serikat dan Marsekal Lapangan angkatan bersenjata Filipina.      Ia adalah Kepala Staf Angkatan Darat AS pada tahun 1930-an dan kemudian berperan penting dalam Perang Dunia II dan membangun Base Cam nya di Rindam XVII/Cenderawasih Sentani-Jayapura, dan bukti peninggalannya masih dapat dijumpai sampai dengan sekarang selain di Rindam kita dapat jumpai sisa-sisa peninggalan perang dunia Ke II di Pantai hamadi dengan melihat panser dan amfibi, munisi dan ada beberapa granat dan mortir yang masih aktif yang sering ditemukan oleh masyarakat setempat  bekas tentara sekutu yang di pakai pada waktu perang dunia ke II.

Baca juga :  Air Terjun Cyclop

Papua merupakan tempat kaya akan sejarah peninggalan Perang dunia ke II hal ini dapat dilihat dari banyaknya tempat yang menjadi tempat para sekutu untuk mendirikan base cam, benteng dan pertahanan lainnya sehingga tidak menutup kemungkinan masih adanya munisi dan peluru yang bersifat aktif yang masih tertinggal dan tertimbun di dalam tanah yang kita tidak tahu dimana akan menemukannya, namun kita sebagai masayarakat yang baik haruslah lebih bersikap waspada bila menemukan benda yang mencurigakan seperti munisi dan peluru bekas peninggalan Dunia ke II, bila kita menemukan benda-benda tersebut lebih baik melaporkan kepada pihak berwenang sehingga dapat mengantisipasi bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Banyaknya peninggalan perang dunia ke II di Papua merupakan tugas besar dari masyarakat yang ada di dalamnya untuk menjaga kelestariannya sehingga tidak hilang dan dapat di nikmati oleh anak cucu kita kelak, karena bangsa yang besar adalah yang menghargai sejarah masa lalunya.

Goa peninggalan Perang Dunia Ke II
Goa peninggalan Perang Dunia Ke II
Sisa peninggalan Perang Dunia Ke II
Sisa peninggalan Perang Dunia Ke II
Sisa peninggalan Perang Dunia Ke II
Sisa peninggalan Perang Dunia Ke II
Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top