You are here
Home > Dari Media Lain > Perbedaan Jadi Wahana Menumbuhkan Persatuan dan Kesatuan

Perbedaan Jadi Wahana Menumbuhkan Persatuan dan Kesatuan

Serui – Komandan Kodim 1709/Yawa Letnan Kolonel Inf Tamimi Kesumah menggelar dialog kerukunan antar umat beragama bersama FKUB Kabupaten Kepulauan Yapen di Gedung Silas Papare, jl Irian Serui, Kabupaten Yapen, Sabtu (30/5).

Dialog dengan tema “Dari Dialog Antar Umat Beragama, Etnis dan Golongan Kita Memperkokoh Persaudaraan Dalam Membangun Papua Tanah Damai”. Ini bertujuan untuk mengedepankan kepentingan berbagai komunitas masyarakat demi menunjang keberlangsungan pembangunan daerah dan masyarakat di Papua.

Dialog ini dibuka Bupati Kepulauan Yapen yang diwakili Sekda Alexander Nusi. Dalam sambutannya sekda mengatakan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pluralitas merupakan anugrah Tuhan yang patut dijaga dan disyukuri untuk mempererat tali persaudaraan dan kesatuan untuk keutuhan NKRI.

Lebih lanjut, untuk menjaga kemajemukan bangsa senantiasa mencerminkan dan menghadirkan suasana hidup rukun, damai, toleransi, harmonis dan terhindar dari konflik antar elemen masyarakat serta menghormati norma adat dan kultur dalam kehidupan masyarakat di Papua.

Dikatakan, unsur agama dan budaya berperan penting sebagai pondasi dalam menghadirkan persaudaraan antar komunitas dan selalu bergandeng tangan satu dengan lain dalam membangun Tanah Papua.

“Manusia beragama adalah manusia yang menjunjung tinggi nilai budaya, dan sebaliknya manusia berbudaya adalah manusia yang mentaati ajaran agama yang diyakini,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan SH, MM menambahkan, Papua merupakan miniatur Indonesia, dalam kerukunan umat beragama.

“Kementrian Agama merupakan fasilitator untuk mewujudkan kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama, karena mempunyai misi untuk mewujudkan toleransi antar umat beragama antar etnis, demi tercapainya keselarasan antar umat agama di seluruh Indonesia,” katanya.

Baca juga :  Sidak ke Makostrad, Panglima TNI Cek Kesiapan Pengamanan Pasca Pilpres

Selain itu, Dandim 1709/Yawa Letnan Kolonel Inf Tamimi Kesumah mengharapkan melalui kegiatan ini, para generasi muda bisa meningkatkan wawasan dan pencerahan bahwa kemajemukan kultur bangsa maupun agama memang sangat kental di Indonesia.

“Perbedaan sangatlah wajar, namun jangan dijadikan alasan untuk memecah belah persatuan bangsa. Harapannya dengan meningkatkan pemahaman kehidupan beragama, akan tercipta hubungan yang harmonis dan penuh dengan toleransi antar pemeluk umat beragama, guna menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Kep. Yapen Kompol I Made Suartiko, Sekertaris FKUB Papua Drs TH Pasaribu, Msi, Kakanwil Kemenag Papua, Jannus Pangaribuan, SH, MM, Kepala SKPD di Kabupaten Yapen, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Sumber : Media Lain. Cenderawasih Pos

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top