You are here
Home > Press Release > Peringatan 52 Tahun Kembalinya Papua ke NKRI Dirayakan Sangat Meriah di Seluruh Wilayah Papua dan Papua Barat

Peringatan 52 Tahun Kembalinya Papua ke NKRI Dirayakan Sangat Meriah di Seluruh Wilayah Papua dan Papua Barat

Peringatan 52 Tahun kembalinya Papua ke NKRI dirayakan sangat meriah oleh masyarakat di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat. Di sepanjang jalan terbentang bendera Merah Putih serta digelar beberapa kegiatan di titik-titik tertentu yang diikuti baik oleh masyarakat asli Papua maupun pendatang. Mereka berkumpul bersatu padu bersama-sama melaksanakan kegiatan untuk memperingati hari yang bersejarah ini. Terlihat keceriaan di wajah mereka dan penuh semangat serta kebersamaan yang tinggi diantara mereka, karena merasa semua memiliki Papua ini dan ingin membnagun Papua ini untuk lebih maju lagi. Tidak terkecuali untuk peringatan di Jayapura, semua kegiatan di pusatkan di Taman Imbi dan dihadiri oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G. Siahaan, Danlantamal, Danlanud, Kepala Biro Operasi Polda Papua, Walikota Jayapura, Ketua DPRD Kota Jayapura, Danrem 172/PWY, Pejabat Kodam dan Polda, Ketua Ormas se-Jayapura, Muspida Kota Jayapura, Mahasiswa dan Pelajar serta seluruh elemen masyarakat di Jayapura. Kembalinya Irian Barat (Papua) ke Pangkuan Ibu Pertiwi pada tanggal 1 Mei 1963, rutin diperingati dengan  berbagai kegiatan, demikian juga dengan peringatan yang ke 52 tahun 2015, Pemerintah Kodya Jayapura beserta seluruh komponen masyarakat di Jayapura termasuk TNI dan Polri memeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari ziarah ke makam Marthen Indey, Pawai kendaraan hias maupun kegiatan lainnya.

Perjuangan kembalinya Papua ke NKRI pada 1 Mei 1963 perlu disosialisasikan bahwa perjuangan tersebut bukanlah upaya paksa atau yang lainnya, namun merupakan perjuangan bangsa Papua sendiri dalam rangka mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana yang diimpikan Patih Gajah Mada dalam sumpahnya “Sumpah Palapa”. Hal ini terbukti dengan adanya sejumlah orang asli Papua yang berjuang keras dalam perjuangan itu dan saat ini telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional berkat perjuangan mereka. Upaya lebih memperkenalkan Pahlawan Nasional asli Papua dalam pawai kendaraan hias menyambut peringatan kembalinya Papua ke NKRI 1 Mei ini dengan menampilkan foto-foto Pahlawan Nasional asli Papua tersebut dalam ukuran besar  seperti Frans Kaisepo, Marthen Indey, Silas Papare dan JA. Dimara, sebagai salah satu refleksi bahwa bagaimana perjuangan orang-orang asli Papua dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Di Jayapura sendiri belum semua masyarakat memahami bahwa ada putra asli Jayapura yang merupakan sosok pahlawan, seharusnya dikenal oleh seluruh orang yang ada  di Indonesia, yaitu Marthen Indey yang makamnya berada di Makam Keluarga di Kampung Sabron. Marthen Indey merupakan sosok pahlawan yang gigih membela bangsa dan negara di atas kepentingan pribadinya. Semangat perjuangannya tanpa memperhitungkan kepentingan pribadi dan keluarga, demi kepentingan bangsa yang besar, bagaimana masa depan Papua. Hal ini merupakan suatu pelajaran yang baik untuk dipetik para generasi muda, bagaimana orang berjuang untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi dan kelompok semata. Bagaimana orang mengorbankan segala sesuatunya untuk kepentingan orang banyak dan juga kepentingan bangsa dan negara. Nilai-nilai dan semangat perjuangan para pahlawan yang seharusnya diteladani, saat ini mulai terkikis. sifat-sifat Individualisme yang nampaknya lebih dominan harus dikikis dengan meneladani jasa para pahlawan dan semangat 1 Mei di Papua. Dalam rangka itu pula, dalam kehidupan masyarakat yang heterogen, maka semangat toleransi dan kebersamaan perlu dijaga dalam semangat kesatuan dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga :  Pusat Koperasi Kartika Cenderawasih Gelar Rapat Anggota Tahunan Tutup Buku Tahun 2014

Saling menghargai satu sama lain dengan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, tidak mempermasalahkan warna kulit, jenis rambut atau perbedaan latar belakang, karena dihadapan Tuhan semuanya sama. Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Jayapura yang didukung oleh TNI dan Polri patut dihargai agar pahlawan orang asli Papua dalam memperjuangkan Negara Kesatuan RI lebih dikenal luas di masyarakatnya sendiri. Dengan kegiatan ziarah dan pawai kendaraan hias sangat bermanfaat untuk memberikan suatu pemahaman tentang sejarah perjuangan bangsa terutama kembalinya Papua ke Pangkuang Ibu Pertiwi, dimana nilai-nilai sejarah sangat sarat dengan perjuangan putra-putri Papua. Selama ini semangat perjuangan pahlawan asli Papua kurang disosialisasikan sehingga masyarakat Indonesia tidak mengenal baik pahlawan asli Papua tersebut, lebih ironis lagi para generasi papua dan masyarakat di Papua sendiri tidak mengenal siapa Marthen Indey dan bagaimana perjuangannya. Karena jasa-jasa para pahlawan inilah dan karena tangan Tuhan melalui jiwa para pahlawan ini, yang sebenarnya berjasa dalam mengembalikan Papua ke NKRI.

Berdasarkan fakta sejarah, menunjukkan keinginan rakyat Papua bergabung dengan Indonesia sudah muncul sejak pelaksanaan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. Untuk itu kepada para Pemuda dan masyarakat serta Tokoh agama dan para Pendeta menjelang peringatan 1 mei  supaya tidak mudah terprovokasi dan menjaga keamanan dilingkungan masing-masing. Tak hanya itu, kepada para pemimpin umat melalui doa-doa yang disampaikan, agar dapat memberikan pencerahan kepada umat, sehingga dalam memperingati kembalinya Papua ke pangkuan NKRI ini dapat tercipta kesadaran masyarakat untuk memliki jiwa kebangsaan, memupuk rasa cinta tanah air kepada  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Autentikasi : TPR

Leave a Reply

*

Top