You are here
Home > Sisi Lain > Persit KCK > Persit Belajar Buat Noken

Persit Belajar Buat Noken

Yapen – Noken merupakan tas tradisional asli buatan tangan masyarakat Papua yang dapat dibawa dengan di tenteng maupun menggunakan kepala dan terbuat dari serat kulit kayu dan juga bisa terbuat dari benang. Sama dengan tas pada umumnya model tas ini ada yang besar dan ada pula yang kecil. Tas ini biasanya digunakan untuk membawa barang-barang untuk kebutuhan sehari-hari. (13/08/2016)

Masyarakat Papua biasanya menggunakannya untuk membawa hasil-hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian dan juga untuk membawa barang-barang dagangan ke pasar. Karena keunikannya yang dibawa dengan kepala, Noken ini di daftarkan ke UNESCO sebagai salah satu hasil karya tradisional dan warisan kebudayaan dunia dan pada 4 desember 2012 ini, Noken khas masyarakat Papua ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO.

Seiring perkembangan jaman, Noken tidak hanya dibawa dengan kepala tetapi dalam pemakaiannya seperti membawa tas pada umumnya yaitu disandang dan juga barang-barang yang dibawa adalah kebutuhan sehari-hari dijaman sekarang.

Mendasari hal tersebut Ibu-ibu Persit KCK Cab XXII Kodim 1709/Yawa melaksanakan pelatihan untuk membuat Noken di Aula Jenderal Sudirman Makodim 1709/Yawa yang di pandu langsung oleh Ibu Ketua Persit KCK Cab XXII Kodim 1709/Yawa, Ny. Minhas Maturungan Hari Wibowo.

Baca juga :  Persit Kodim Boven Digoel Gelar Syukuran Peringati HUT Persit Ke-71

Di sela-sela kegiatan, Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Sat Hari Wibowo, SH., mengamati secara langsung dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Persit KCK Cab XXII Kodim 1709/Yawa, “Saya sangat bangga atas kreativitas dari para ibu-ibu dengan adanya kegiatan ini kita bisa terus melestarikan budaya masyarakat Papua sehingga kedepannya budaya yang ada di tanah Papua yang kita cintai ini bisa terus terjaga,” tutur Dandim. (Prd/Cen).

Leave a Reply

*

Top