You are here
Home > Berita > Persit Paniai: Berbagi Ilmu Mengajar Buta Aksara Dengan Mama-Mama Papua Merupakan Kewajiban Sesama Manusia

Persit Paniai: Berbagi Ilmu Mengajar Buta Aksara Dengan Mama-Mama Papua Merupakan Kewajiban Sesama Manusia

Paniai – Ibu-ibu Persit Ranting 2 Koramil Enarotali di bawahi kordinator Ny Janaid menggalakan program Buta Aksara kepada Mama-Mama Papua di Kabupaten Paniai dalam rangka memberantas buta huruf bagi masyarakat yang ada di wilayah pedalaman khususnya di Kab. Paniai, bertempat di Ruang Data Kantor Koramil Enarotali, Sabtu (28/05).

Sebelum memberikan materi pelajaran kepada peserta, Ny Junaid memberi arahan “Kami Ibu-ibu Persit Koramil Enarotali mengucapkan terima Kasih kepada Ibu-ibu dan Adik-adik yang berkenan datang memenuhi undangan kami untuk kita sama sama membagi ilmu ditempat ini.”

Kita jangan malu mengikuti kegiatan semacam ini, karena  ilmu itu yang membuat kita pintar baik dalam menata rumah tangga maupun dalam bergaul sesama manusia.

Kami Ibu-ibu persit Koramil enarotali selalu bersedia membagi ilmu maupun pengalaman yang kami miliki kepada semua warga di Paniai, utamanya bagi Ibu-ibu yang belum pernah duduk di bangku sekolah.

Adapun materi yang di berikan ialah pengenalan huruf dan membaca, cara menghitung dari angka 1 sd angka sepuluh ribu, cara mengatur ekonomi dalam rumah tangga, cara berdagang, dan cara hidup yang sehat dalam rumah tangga.

Pada akhir kegiatan tersebut, Ibu Bertina Yogi mewakili peserta yang lain mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu-ibu Koramil yang sudah banyak memberikan kami ilmu, karena apa yang kami dapat hari ini merupakan penambah wawasan.

Baca juga :  Semangat Satgas TMMD Yang Luar Biasa

Bagi kami terutama materi cara berdagang dan cara mengatur ekonomi dalam rumah tangga, kami orang pedalaman dalam berdagang sangat sulit untuk bisa berkembang karena foktor keluarga yang datang, minta pinjam barang yang kami jual tapi tidak pernah dibayar, namun berkat arahan Ibu-ibu Koramil hari ini, terutama cara berdagang yang membuat kami semangat kembali untuk menerapkan ilmu nantinya di tempat kami masing – masing.

Peserta Buta aksara yang hadir pada kegiatan ini berjumlah 20 orang dengan diawali pembagian buku tulis dan pensil dari ibu2 persit untuk sarana belajar mengajar pada peserta. (Prd/Cen)

 

Leave a Reply

*

Top