You are here
Home > Sisi Lain > MOP > Pesan Terakhir Yakob

Pesan Terakhir Yakob

Seorang anak bernama Yakop menderita sakit parah (sudah kritis) dan sementara dirawat di Rumah Sakit. Keluarga Yakop yang sudah putus asah (pesimis) mengundang Pace Pendeta untuk berdoa jika suatu waktu terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (meninggal dunia).

Pace Pendeta mulai mendekat ke Yakop namun nafas Yakop tiba-tiba sesak dan tangannya mulai gemetaran tak karuan. Melihat hal itu, Pace Pendeta menyuruh keluarga untuk membawa kertas dan Pulpen agar Yakop menulis pesan-pesan terakhirnya kepada keluarga.

Selesai menulis, Yakop pun Wafat. Karena panik, Pace Pendeta langsung memasukkan kertas ke dalam saku tanpa membacanya terlebih dahulu.

Tiba saat Ibadah pemakaman, pada saat itu keluarga, sanak saudara Yakop, serta jemaat lainnya sedang berkumpul begitu juga dengan Pace Pendeta. Pada saat selesai Ibadah, Pace Pendeta baru sadar kalau Yakop ada menitip surat.

Baca juga :  Anak TK Ikut Upacara Kemerdekaan ???

Begitu Pace Pendeta membuka surat tersebut, tiba-tiba Pace Pendeta langsung pingsan seketika. Jemaat yang panik langsung ambil surat Yakop.

Isi surat Yakop, “Pace Pendeta, tolong berdiri ke sana sedikit kah?, sa pu selang oksigen ko ada injak itu”.

Jemaat yang membaca isi surat tersebut, juga ikut pingsan. !@#$

Leave a Reply

*

Top