You are here
Home > Pengetahuan > Puasa Bulan Ramadhan Dapat Mengatasi Dan Menyembuhkan Penyakit

Puasa Bulan Ramadhan Dapat Mengatasi Dan Menyembuhkan Penyakit

Tidak lama lagi umat muslim akan melaksanakan puasa Ramadhan 1437 H pada tahun 2016 ini. Untuk dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, jadikan ibadah puasa sebagai ujian dan untuk mendapatkan pahala juga ridhoNya, dan jangan jadikan ibadah puasa sebagai beban, meskipun dengan banyaknya aktivitas tetapi harus tetap disyukuri. Puasa merupakan salah satu hal yang dilakukan untuk memenuhi kewajiban umat beragama, namun ibadah puasa memiliki banyak manfaat dalam segi kesehatan.

Selain memiliki kelebihan, ibadah puasa juga dapat menyembuhkan berbagai gejala penyakit pada orang-orang tertentu. Dalam hal ini Nabi Muhammad SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu’aim: ”Berpuasalah maka kamu akan sehat.” Dengan berpuasa akan bermanfaat secara biopsikososial berupa sehat jasmani, rohani dan sosial. Rahasia kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa inilah yang menjadi daya tarik ilmuwan untuk meneliti berbagai aspek kesehatan puasa secara psikobiologis, imunopatofisilogis dan biomolekular.

Namun apabila kita salah dalam mengatur pola makan pada saat berbuka maupun sahur, dapat mengakibatkan hal yang tidak baik. Apabila salah melakukannya, beberapa penyakit bisa datang dan mengganggu kenyamanan kita saat menjalankan ibadah puasa.

Untuk itu dalam menjalankan ibadah puasa asupan gizi di saat sahur dan berbuka harus seimbang, agar tidak menimbulkan penyakit saat berpuasa, untuk mempersiapkan puasa yang sehat, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah mengatur menu saat sahur dan berbuka, karena di saat itulah tubuh akan mendapatkan asupan untuk mencukupi kebutuhan kalorinya. Walau terjadi perubahan jadwal makan, bukan berarti kebutuhan kalori juga harus berubah.

Di saat puasa pasti identik dengan gangguan perut seperti kembung, hal tersebut biasanya muncul karena salah makan saat sahur maupun berbuka, misalnya pada orang yang memiliki sakit maag. Contohnya makan terlalu banyak goreng-gorengan dan berlemak, serta makanan yang memproduksi gas. Untuk mengatasinya, hindari terlalu banyak makanan berminyak, berlemak, dan memproduksi gas.

Baca juga :  Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1438 Hijriah Tahun 2017

Kendala perut kembung sering dialami pada awal-awal puasa, efek tidak nyaman ini terjadi disebabkan karena perubahan pola makan dan proses adaptasi oleh tubuh, oleh karena itu agar ibadah puasa lancar dan nyaman hendaknya harus diperhatikan beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat makan sahur, untuk mengurangi perut kembung.

Makanan yang dapat mengakibatkan perut terasa kembung seperti makanan yang mengandung gas contohnya ubi, sawi, kol, pisang ambon dan  minuman bersoda, tidak hanya itu kopi, alkohol juga dapat mengakibatkan perut kembung. Selain itu makanan yang sulit dicerna seperti makanan berlemak, makanan yang merusak dinding lambung yaitu cuka, makanan pedas, bumbu yang merangsang dan mie instan juga dapat membuat rasa mual dan kembung di perut.

Jika perut terasa kembung sebaiknya bisa ditangani sendiri atau dicegah dengan cara menerapkan perubahan kecil pada gaya hidup dan pola makan. Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi perut kembung seperti meningkatkan jumlah cairan yang diminum, terutama air putih, makan dengan porsi kecil, mengunyah makanan dengan perlahan-lahan dan berolah raga untuk mengurangi gas berlebih pada tubuh. (Prd/Cen).

Demikian pengetahuan umum dan sharing yang dapat saya berikan, mudah-mudahan hal tersebut bermanfaat bagi kita semua, salam sehat untuk semua.

Leave a Reply

*

Top