You are here
Home > Tulisan > Umum > Penyakit HIV/AIDS dan Penanggulangannya

Penyakit HIV/AIDS dan Penanggulangannya

1 Desember ini adalah hari yang telah ditetapkan oleh masyarakat sedunia sebagai HAS (Hari Aids Sedunia), untuk itu kami akan memberikan sedikit penjelasan mengenai virus yang sangat membahayakan bagi tubuh manusia dan cara penanggulangannya agar kita semua bisa terhindar dari virus HIV/AIDS. Orang yang terkena virus HIV/AIDS biasa disebut sebagai orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) pertama kali ditemukan oleh Luc Montagnier pada tahun 1983 dan kasusnya sendiri ditemukan oleh Gottlieb di amerika pada tahun 1981.

AIDS itu sendiri adalah Suatu Syndromedefisiensi immunitas selluler tanpa penyebab lain yang diketahui dan menyerang sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan timbulnya penyakit-penyakit lain yang akan berakibat fatal atau disebut dengan Infeksi Oportunistik. Prosesnya tidaklah terjadi seketika melainkan sekitar 5-10 tahun setelah seseorang terinfeksi HIV. Sedangkan Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang dapat mengakibatkan penyakit AIDS.

Jadi penderita AIDS di masyarakat dapat digolongkan menjadi 2, yaitu:

  1. Penderita HIV dan telah menunjukkan gejala Klinis (Penderita AIDS Positif)
  2. Penderita HIV yang belum menunjukkan gejala Klinis (Penderita AIDS Negatif)

Penyakit ini sudah menjadi masalah Internasional karena dalam waktu yang cukup singkat terjadi peningkatan jumlah penderita yang begitu besar. Bahkan penyakit ini terjangkit hampir di seluruh dunia (Pandemi) termasuk Indonesia. Di wilayah Indonesia yang tercatat sebagai pengidap penyakit HIV/AIDS terbesar adalah wilayah Papua.

Adapun kasus HIV/AIDS di Indonesia dari mulai 1 Januari – September 2014 diperoleh angka yang cukup besar dengan jumlah kasus sebagai berikut :

  1. HIV      : 22.869 orang.
  2. AIDS   :   1.876 orang.

Sedangkan kumulatif kasus HIV/AIDS 1 Januari 1987 s.d. 30 September 2014 sebanyak:

  1. HIV      : 150.296 orang.
  2. AIDS   :   55.799 orang.

Penyakit AIDS dapat ditularkan melalui cairan yang keluar dari dalam tubuh manusia, cairan yang terbukti dapat menularakan virus AIDS adalah semen, cairan vagina atau servik dan darah penderita.

Baca juga :  Peduli Air Di Hari Air Sedunia

Ada dua cara dalam penularan Virus HIV/AIDS yaitu:

Transmisi Seksual yang dilakukan oleh :

  1. Homoseksual
  2. Heteroseksual

Transmisi Non Seksual

  1. Transmisi Parenral

1)    Jarum suntik atau alat tusuk lain yang terinfeksi

2)    Melalui Transfusi darah

  1. Transmisi Transplasental, yaitu penularan dari Ibu hamil kepada anaknya. Prosentase penularan sebanyak 50% dan penularannya dapat terjadi sewaktu hamil.

Cara penanggulangan virus HIV/AIDS.

Untuk obatnya sendiri masih belum ditemukan sampai sekarang ini, untuk itu kepada kita yang belum terjangkit Virus HIV/AIDS alangkah baiknya kita selalu menjaga diri dan jangan melakukan seks secara tidak sehat (bebas) dan selalu berhati-hati saat anda mendonor atau menerima donor, cek selalu atau tanyakan tentang kehigienisan jarum yang digunakan.

Selain itu bagi yang sudah terkena virus HIV/AIDS atau yang sering kita dengar dengan sebutan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan, sebaiknya kita selalu memberikan motivasi dan pelayanan yang terbaik.

Menghilangkan paradigma negatif kepada lapisan masyarakat dengan cara melakukan kerjasama secara terus menerus dengan masyarakat, media massa, pemerintah dan penderita ODHA agar tidak merasa di diskriminasi. Siapapun yang pernah memiliki sejarah menjadi pelaku seks bebas, berganti-ganti pasangan dan dan mengabaikan standart keamanan/kesehatan dalam melakukan hubungan intim dan memiliki pasangan yang sudah terjangkit, adalah bijak melakukan tes HIV/AIDS demi pencegahan dini. (AEBS/AKN)

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top