You are here
Home > Pengetahuan > Referensi > Resensi Buku Berjudul : Strategi Promosi Pariwisata Daerah (Tourism Board)

Resensi Buku Berjudul : Strategi Promosi Pariwisata Daerah (Tourism Board)

Judul buku       : STRATEGI PROMOSI PARIWISATA DAERAH ( TOURISM BOARD )

Penulis             : Dr. Yusak Anshori

Penerbit            : CV. Putra Media Nusantara – 2010- ISBN: 978-602-8832-52-6

Tebal halaman : 83 Halaman

Buku yang berjudul strategi promosi pariwisata daerah memberikan bayangan kepada si pembaca bahwa pariwisata memberikan dampak yang luar biasa disemua sektor, untuk mengembangkan pariwisata umumnya kurang diimbangi dengan promosi pariwisata yang memadai. Agar dapat berjalan selaras antara produk wisata dan promosi pariwisata, setiap pemerintah daerah perlu memahami destination marketing dengan baik. Setiap daerah di Indonesia memiliki karakter dan keunikan yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Olehkarena itu pemerintah daerah tidak dapat serta merta mengcopy apa yang dilakukan oleh daeah lain karena adannya perbedaan karakter.

Dalam buku tersebut membahas tentang pembentukan tourism board dan konsep industri pariwisata di Indonesia untuk melihat peluang bisnis. Semua Negara di dunia termasuk Indonesia berusaha mendapatkan wisatawan sebanyak mungkin demi meningkatkan perekonomian. Pariwisata memiliki multiplier effect yang cukup luas, oleh karena itu pemerintah pusat mendorong perkembangan pariwisata daerah dengan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan khususnya pasal 43 sampai dengan pasal 49 yang mengatur tentang Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) telah memberikan aturan yang cukup jelas tentang  status organisasi, pendanaan, kepengurusan dan lain-lain. Tricle Modal sebagai modal awal. Untuk mengembangkan pariwisata suatu daerah, tiga hal penting yang harus diperhatikan yaitu koordinasi, sinergi dan konsistensi. Sebagai contoh jiga ada rapat penting yang rencana awal walikota akan memimpin rapat, karena ada kegiatan lain diwakilkan kepada wakil walikota dan wakil walikota mewakilkan lagi kepada sekkota, dan sekkota mewakilkan lagi kepada asisten, asisten mewakilkan lagi kepada kepala dinas. Dapat kita bayangkan rapat yang seharusnya dipimpin walikota pada akhirnya dipimpin kepala dinas, oleh karena itu dapat dipastikan hasil rapat tidak akan menghasilkan keputusan yang bagus karena kepala dinas pasti tidak berani mengambil keputusan, melainkan harus nunggu arahan dari walikota. Untuk mengembangkan pariwisata daerah diperlukan koordinasi baik antar dinas disuatu daerah maupun antar wilayah sekitar daerahnya.

Baca juga :  Kilas Balik Buku Lawas Resensi Buku - Untuk Negeriku Sebuah Otobiografi

Pembentukan tourism board di daerah sangat diperlukan sehingga terjadi sinergi meskipun dengan produk wisata yang berbeda-beda. Ketika sinergi, koordinasi dan konsisten dapat berjalan dengan baik, maka pengembangan pariwisata suatu daerah akan berjalan dengan baik dan lancer. Demikian juga sebaliknya, jika ketiga aktifitas tersebut tidak berjalan dengan baik pengembangan pariwisata suatu daerah akan banyak mengalami hambatan. Oleh karena itu baik buruknya pengembangan pariwisata daerah bergantung kepada seberapa bagus daerah tersebut menerapkan trickle model.

Serka I Ketut Suwardana

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

One thought on “Resensi Buku Berjudul : Strategi Promosi Pariwisata Daerah (Tourism Board)

  1. Selamat siang..mohon bantuannya. Kemana ya saya bisa beli buku Strategi Promosi Pariwisata Daerah (Tourism Board) ini,, terimakasih

Leave a Reply

*

Top