You are here
Home > Pengetahuan > Referensi > Resensi Buku Khutbah Reformasi

Resensi Buku Khutbah Reformasi

1.     Identitas Buku .

  • Judul buku                               : Khutbah Reformasi.
  • Tebal buku                               : 2,5 cm
  • Pengarang atau penulis       : Drs. K.H. Effendi Zarkasi
  • Ukuran buku                            : 25,7 x 36,4 cm
  • Penerbit                                    : Intermasa, Jakarta
  • Jenis kertas buku                   : HVS
  • Kota terbit                                 : Jakarta
  • Nomor ISSBN                          : –
  • Tahun terbit                              : 1999

 

2.     Bagian isi buku.

a. Tujuan penulisan buku

Untuk memberikan pegangan mental yang kuat, yakni kebenaran mutlak yang datangnya dari Allah dan Rasul-Nya melalui 29 naskah khutbah Jumat yang tertulis di dalam bukanya. Pegangan mental ini terutama di era saat buku ditulis (1999) yaitu era reformasi dengan ciri perubahan yang sangat cepat bahkan kadang kala tidak menentu, membuat banyak orang goncang jiwanya dan tidak terkendali. Selain itu buku ini dapat memperbanyak khasanah muqadimah khutbah dan ceramah.

b. Isi umum

Buku ini lebih tepatnya dapat disebut sebagai kumpulan naskah khutbah shalat Jumat. Di dalam buku ini terdapat 29 naskah khutbah shalat Jumat yaitu :

  • Prioritas utama dalam reformasi.
  • Muhammad saw reformis sejati.
  • Sejarah buruk jangan terulang.
  • Menghadapi tantangan zaman.
  • Hijrah dari krisis
  • Sabar dan tabah menghadapi krisis.
  • Istiqamah dimasa krisis.
  • Anarki.
  • Provokator.
  • Nilai sebuah nyawa.
  • Etika berpolitik.
  • Contoh seorang pemimpin.
  • Wibawa hukum.
  • Pentingnya kritik dan koreksi.
  • Mementingkan golongan sendiri.
  • Memilih mitra berjuang.
  • Dwitunggal ulama’ dan umara’
  • Mengapa persatuan ummat rapuh.
  • Kesatuan dalam satu aqidah.
  • Jihad Nasional untuk mengatasi krisis.
  • Menciptakan rasa aman.
  • Peranan hati nurani.
  • Mengapa kemungkaran merajalela.
  • Memberantas kemungkaran.
  • Memberi dan meminta maaf.
  • Musibah sebagai peringatan Allah.
  • Cinta dan benci versus keadilan.
  • Lapang dada.
  • Masyarakat madani.

Secara umum naskah khutbah yang ada dalam buku ini lebih cenderung untuk memberikan pemecahan masalah atau “problems solving” bagi masyarakat dengan tujuan agar buku ini dapat memberikan saran dan sumbangan bagi masyarakat untuk dapat membantu dalam rangka pemecahan masalah yang dihadapi sehari-hari.

Baca juga :  Melogikakan Rukun Islam Bagi Kesehatan Fisik dan Psikologis Manusia

c. Penilaian kualitas.

– Kekurangan.

  • Dalam penulisan kalimat Nabi Muhammad SAW tidak menyebutkan gelar sebagai Nabi dan penulisan nama Allah SWT tidak tertulis dengan semestinya hanya di tulis dengan sebutan Allah saja.
  • Menyebut nama Nabi Muhammad dengan kata ganti Dia seharusnya (Beliau).
  • Penulisan kata hampir dapat bermakna meragukan akan kebenaran Al-quran yang mana terdapat pada tulisan “Al-quran sendiri hampir 75% memberikan bimbingan…”

– Kelebihan.

  • Dapat mengajak semua pembaca khususnya umat Islam untuk melaksanakan pribadi Rosulullah SAW untuk mengikuti jejak beliau sebagaimana sifat-sifat beliau.
  • Isi yang terkandung dalam tulisan dapat dipahami bagi pembaca dan mudah dimengerti karena disertai dalil-dalil ataupun firman Allah SWT itu sehingga pembaca yakin akan kebenaran tulisan tersebut.
  • Dapat menggugah para Pemimpin untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran Agama Islam karena sekecil apapun perbuatannya akan dicatat oleh Allah SWT melalui malaikat-malaikatNya.

d. Bahasa.

Bahasa yang digunakan mudah dipahami karena kalimat yang tertulis menggunakan bahasa sederhana tidak ada bahasa kiasan yang apabila orang yang masih awam membaca akan merasa kesulitan untuk memahami tulisan tersebut.

e. Organisasi

Buku ini memiliki organisasi yang cukup sederhana meliputi :

  • Penulis.
  • Editor.
  • Desain Cover dan layout.
  • Penerbit.

Demikian resensi yang sudah saya buat dengan segala keterbatasan ilmu yang saya miliki. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan acuan untuk meresensi buku-buku yang lain.

Letda Cba W. Karjoyo

Leave a Reply

*

Top