You are here
Home > Berita > Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro Jadi Guru di Perbatasan

Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro Jadi Guru di Perbatasan

Keerom –  Dedikasi yang diberikan Satgas Yonif 410/Alugoro untuk negeri ini selain menjaga tapal batas antar negara, mereka juga bertindak sebagai seorang guru memberikan pelajaran kepada anak-anak yang berada di daerah perbatasan, tepatnya di SD Inpres Kampung Kwimi, Arso, Keerom, (15/06).

Tanggung jawab dalam meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan terhadap anak-anak menjadi dasar bagi anggota Satgas Pamtas memberikan pengajaran kepada anak-anak yang berada di sepanjang perbatasan. Mendidik bukan hanya tanggung jawab yang harus dilakukan oleh negara dan pemerintah saja, namun kita semua diharapkan bisa dan ikut peduli dan ikut bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak, karena masa depan bangsa dan negara ada di pundak generasi muda.

Demikian juga yang telah dilakukan oleh penjaga perbataan Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro, pada 15 Juni 2017 telah menerjunkan tenaga pengajar di bawah pimpinan Letda Ckm Sapuwan di SD Inpres Kampung Kwimi, Arso, Keerom. Kegiatan ini sangat di apresiasi oleh Kepala Sekolah SD Inpres Kampung Kwimi Bapak Yosua Sima Forki, S.Pd. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro atas peran aktifnya dalam kegiatan mencerdaskan anak-anak yang ada diperbasatan.

Kegiatan belajar mengajar di SD Inpres Kampung Kwimi yang dilakukan oleh Praka M. Makruf dan Praka Pasiran seperti belajar membaca dan menghitung. Anak-anak menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias dan penuh semangat, hal ini terlihat dengan jelas melihat keceriaan diantara mereka, sebab kesempatan seperti sakarang ini sangat jarang terjadi, terlebih kegiatan belajar mengajar ini yang dilakukan oleh prajurit TNI.

Baca juga :  Tingkatkan Kemampuan Dan Wawasan Intelijen Prajurit

Siswa-siswi SD Inpres Kampung Kwimi yang mengikuti pelajaran oleh Satgas berjumlah 45 orang siswa. Guru lain ikut memperhatikan cara mangajar yang dilakukan oleh prajurit Satgas yang sedikit berbeda dalam membawakan materi sehingga siswa-siswi tetap senang dan ceria menerima pelajaran tersebut. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top