You are here
Home > Pengetahuan > Sejarah SEA Games

Sejarah SEA Games

Kemarin sore bagi penikmat olahraga bulu tangkis pasti tidak melewatkan pertandingan bulu tangkis malaysia yang melawan indonesia pada SEA Games 2015 ini. Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil menyumbangkan medali emas terakhir buat kontingen SEA Games Indonesia setelah pada final mengalahkan ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, Selasa (16/6/2015).

Mungkin dari kita ada yang belum mengetahui sejarah tentang SEA Games, oleh karena itu pada kesempatan ini kita kupas sedikit sejarah tentang SEA Games ini. Awalnya Sea Games bernama SEAP GAMES yang merupakan singkatan dari South East Asian Peninsular Games yang dicetuskan oleh Laung Sukhumnaipradit yang pada saat itu merupakan Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand. Dengan adanya ide ini, diharapkan terjalin kerjasama serta hubungan yang baik antar negara ASEAN.

Thailand, Myanmar, Laos, Malaysia, Vietnam, Kamboja dan Singapura merupakan negara awal yang mempelopori event olahraga 2 tahunan ini dengan dipertandingkannya 12 cabang olahraga yaitu tinju, angkat besi, atletik, bersepeda, bola voli,bola basket, bulu tangkis, menembak, olahraga air, sepak bola, tenis meja dan tenis. Jumlah cabang olahraga yang sangat sedikit dibandingkan Sea Games tahun ini dimana ada 44 cabang olahraga yang dipertandingkan dan memperebutkan 542 medali emas.

SEAP GAMES pertama ini diadakan di Bangkok, Thailand dari tanggal 12-17 Desember 1959. Masuknya Indonesia dan Filipina pada tahun 1977 bersamaan dengan SEAP GAMES berubah nama menjadi SEA GAMES (Southeast Asian Games), Brunei dan Timor Leste menyusul kemudian masing-masing pada Sea Games ke- 10 dan ke-22. Dan menariknya, meskipun Indonesia baru pertama kali masuk dalam ajang olahraga ini, Indonesia mampu menjadi juara umum SEA GAMES 1977 dengan total medali 137 medali masing-masing emas 62 medali, perak 41 medali dan perunggu 34 medali. Sebuah pencapaian yang luar biasa oleh negara peserta yang baru pertama kali masuk ajang olahraga bergengsi ini.

Baca juga :  Jenderal Nasution, Sang Ahli Strategi Perang Gerilya Kelas Dunia

Semoga dengan semangat yang pantang menyerah dan latihan yang baik akan membuat indonesia kembali menjadi juara umum dan mengulang kembali masa-masa kejayaannya di masa lalu. Ayo Indonesia bisa

Leave a Reply

*

Top