You are here
Home > Tulisan > Rohani > Sekali lagi, TAQWA KEPADA ALLAH SWT

Sekali lagi, TAQWA KEPADA ALLAH SWT

“Berbekallah dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa”. (Al-baqarah: 197).
“Sesungguhnya orang-orang bertaqwa itu berada dalam Surga (taman-taman)-
dan (didekat) mata air-mata air yang mengalir”. (Al-Hijr: 45).

Kaum Muslimin Rahimakumullah…
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT  yang telah menjadikan kita sebagai hamba-hambaNya yang beriman, yang telah menunjuki kita shiratal mustaqim, yaitu jalan yang telah ditempuh orang-orang yang telah diberi ni’mat oleh Allah, dari kalangan para Nabi, Shiddiqin, Syuhada’ dan Shalihin. Kemudian Sholawat dan Salam buat teladan kita Nabiyullah Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti petunjuk beliau dengan baik hingga hari kiamat.

Sahabatku, Taqwa adalah bekal seorang hamba ketika ia menghadap kepada Sang Pencipta, bekal yang kelak menjadi hujah baginya dihadapan Tuhannya, bahwa kehidupannya dialam dunia telah dipergunakan sebaik-baiknya. Untuk itulah wahai kaum Muslimin sekalian, marilah kita perbaiki dan satukan niat serta tekad, untuk meraih predikat golongan mahluk Allah yang muttaqin yang selalu meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah dan RasulNya, untuk dapat mengambil apa-apa yang telah dijanjikan, berupa kehidupan yang baik di dunia dan Surga yang abadi kelak di akhirat. Allah SWT menyampaikan “Berbekallah dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa”. Sekali lagi, Taqwa merupakan bekal kita dalam menghadapi berbagai macam problematika kehidupan, dan wasiat atau pesan untuk selalu bertaqwa kepada Allah SWT merupakan salah satu rukun khutbah yang setiap hari Jumat sering kita dengarkan.

Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah

Para sahabat Rasul yang memahami betul tuntunan Al-Qur’an dan mengikuti jejak sunnah Rasulullah SAW, mereka mempunyai perhatian yang besar terhadap Taqwa ini, mereka terus mencari hakikatnya, saling bertanya satu sama lain, serta mereka berusaha keras untuk mencapai derajat Taqwa ini.

Imam Ibnu Katsir menyebutkan dalam Tafsirnya bahwa: Umar Ibnul Khathab RA. Bertanya kepada Ubai Ibnu Ka’ab RA, tentang taqwa ini, maka berkatalah Ubai kepada Umar : “Pernahkah engkau melewati jalan yang penuh duri?” “Ya, Pernah”. Jawab Umar. Ubai bertanya lagi : “Apa yang anda lakukan saat itu?”. Umar menjawab : “Saya akan berjalan dengan sungguh-sungguh dan berhati-hati sekali agar tak terkena dengan duri itu”. Lalu Ubai berkata: “Itulah Taqwa”.

Dari riwayat ini bisa kita ambil ibrahnya, bahwa Taqwa itu adalah kepekaan batin, kelembutan perasaan, rasa khauf kepada Allah terus menerus, hingga ia selalu waspada dan hati-hati agar tidak terkena duri syahwat dan duri syubhat di jalanan. Ia menghindari perbuatan syirik sejauh-jauhnya, juga menghindari semua maksiat dan dosa, yang kecil maupun yang besar. Serta ia juga berusaha keras sekuat tenaga mentaati dan melaksanakan perintah-perintah Allah SWT, lahir dan batin dengan hati yang khudlu’ dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT.

Diantara ciri-ciri orang yang bertaqwa kepada Allah SWT itu adalah sebagai berikut :

  1. Gemar menginfaqkan harta bendanya di jalan Allah, baik dalam waktu sempit maupun lapang.
  2. Mampu menahan diri dari sifat marah.
  3. Selalu memaafkan orang lain yang telah berbuat salah kepadanya (tidak pendendam).
  4. Tatkala terjerumus pada perbuatan keji dan dosa atau mendzalimi diri sendiri, ia segera ingat kepada Allah, lalu bertaubat dan beristighfar, memohon ampun kepadaNya atas dosa yang telah dilakukan.
  5. Tidak meneruskan perbuatan keji itu lagi, dengan kesadaran dan sepengetahuan dirinya.
Baca juga :  Bulan Ramadhan Bulan Penuh Ampunan

Ciri-ciri orang yang bertaqwa ini, bisa juga kita lihat pada firman Allah SWT : Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menginfaqkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka.
Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah

Betapa pentingnya nilai Taqwa, hingga merupakan bekal yang terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan betapa tinggi derajat Taqwa, hingga manusia yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling taqwa di antara mereka. Dan banyak sekali buah yang akan dipetik, hasil yang akan diperoleh dan nikmat yang akan diraih oleh orang yang bertaqwa di antaranya adalah:

  1. Ia akan memperoleh Al-Furqon, yaitu kemampuan untuk membedakan antara yang hak dan yang batil, halal dan haram, antara yang sunnah dengan bid’ah. Serta kesalahan-kesalahannya dihapus dan dosa-dosanya diampuni. Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
  2. Ia akan memperoleh jalan keluar dari segala macam problema yang dihadapinya, diberi rizki tanpa diduga dan dimudahkan semua urusannya. Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
  3. Amalan-amalan baiknya diterima oleh Allah hingga menjadi berat timbangannya di hari kiamat kelak, mudah peng-hisabannya dan ia menerima kitab catatan amalnya dengan tangan kanan.Berkatalah Habil (kepada saudaranya Qobil) : “Sesungguhnya Allah SWT hanya menerima (korban) dari orang-orang yang taqwa”.
  4. Serta Allah akan memasukkan ke dalam Surga, kekal di dalamnya serta hidup dalam keridloanNya. Untuk orang-orang yang bertaqwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridloan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya.

Jadi dengan Taqwa kepada Allah kemuliaan hidup dapat dicapai, kebaikan dunia dapat diperoleh dan kebaikan akhirat dengan segala kenikmatannya dapat dirasakan. Marilah kita tingkatkatkan keimanan dan kita mantapkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, mudah-mudahan Allah SWT selalu membimbing dan meridhoi langkah kehidupan kita, Aamiin. (Staf Rohis Bintaldam XVII/Cen)

Leave a Reply

*

Top