You are here
Home > Berita > Seruan Persatuan dari Bovendigoel di Bulan Penuh Berkah

Seruan Persatuan dari Bovendigoel di Bulan Penuh Berkah

Tanah Merah – Dalam rangka mendukung Program Komando Atas dan hubungan Komsos (Komunikasi Sosial) dengan pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah Boven Digoel, Komandan Kodim (Dandim) 1711/BVD Letnan Kolonel Inf Raymond. P Siamnjuntak S.E. menghadiri buka puasa bersama dengan Forkopimda, tokoh lintas agama,  tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan personil TNI-POLRI dengan Tema: “Bersatu dalam Keberagamaan demi keutuhan NKRI”. Kegiatan bertempat di Mapolres Boven Digoel, pada hari Sabtu (3/6/17).

Komunikasi sosial yang di lakukan oleh Dandim 1711/BVD saat ini adalah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan hubungan silahturahmi dengan pemerintah daerah, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat guna meningkatkan wawasan kebangsaan, mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa demi tegaknya Negara Kesatuan Repoblik Indonesia.

Hadir juga dalam kegiatan buka puasa bersama Wakil Bupati Boven digoel, Dandim 1711/BVD, Kapolres Boven digoel, Dansatgas Yonif 405/SK, ketua FKUB, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, para Perwira Kodim 1711/BVD, Perwira Polres Boven digoel.

Dalam acara buka puasa bersama tersebut, Kapolres dalam sambutannya mengatakan perihal pentingnya kebersamaan, terutama dalam menghadapi isu-isu yang bertujuan memecah belah kerukunan dalam beragama.

“Dibulan suci rahmadan kita seluruh warga masyarakat Boven digoel untuk bergandeng tangan guna menjalin silahturahmi dan mempererat hubungan antara TNI Polri, Pemda serta seluruh komponen masyarakat, guna demi terciptanya sitabilitas keamanan yang semakin kondusif dan juga jangan mudah terprovokasi atas Isu-Isu yang beredar yang mau memperpecah belah kerukunan umat beragama yang selama ini sudah terjalin  dengan sangat baik.” Ujar Kapolres.

Pada kesempatan ini juga K.H Nur Cholis dalam ceramah singkatnya menerangkan yang salah satunya terkait pandangan terhadap orang lain. Beliau menjelaskan, sudah selayaknya sebagai umat manusia hendaknya jangan melihat keburukan seseorang, namun lihat segi positifnya. Beliau menjelaskan, bahwa seburuk-buruknya seorang manusia, pasti ada sisi baiknya. Dengan demikian, ia beliau menambahkan bila hal itu terwujud, kedamaian pasti terwujud, dan di situlah agama pasti ada.

Baca juga :  Danrem 174/ATW Apresiasi Pendapat Masyarakat Dalam Diskusi Publik Kebijakan Merauke Menjadi Lumbung Pangan Nasional

“Maka dari itu akan terciptalah kedamaian kalau sudah kedamaian pasti di situ ada Agama dan apabila tidak ada kedamaian disitulah Agama di angap Mati, Karena Agama adalah suatu Akhlak,” Terangnya.

Hal serupa di ungkapkan Pastor Yosep joloran M.sc. menyampaikan terkait pentingnya saling menghormati dan menghargai.

“Kita sebagai umat beragama hendaknya kita saling menghormati dan menghargai, yang mana di bulan suci rahmadan ini saudara kita menjalankan ibadah puasa. Untuk itu saya selaku Ketua FKUB sangat berterima kasih kepada TNI/Polri dan yang sudah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama ini.” Imbuhnya.

Pada tempat yang sama, Dandim 1711/BVD Letkol Inf Raymond P Simanjuntak S.E Mengajak seluruh komponen Masyrakat agar menjaga Stabilitas keamanan dan ketertiban dalam Bulan Suci Ramadhan ini, agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertangung jawab dan mau memecah belah kerukunan antara umat beragama di NKRI khusunya di Kab. Boven Digoel.

Usai dilaksanakan buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan penyerahan hadiah lomba voli maupun lomba adzan dalam rangka HUT Bayangkara, kepada para peserta lomba yang menjadi pemenang, serta dilanjutkan Foto bersama. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top