You are here
Home > Berita > Sosialisasi Pengaturan Lintas Batas Tradisional RI-PNG

Sosialisasi Pengaturan Lintas Batas Tradisional RI-PNG

Merauke – Bertempat di Balai Kampung Onggaya Distrik Naukenjerai, para Babinsa Pos Ramil Koramil 1707-05/Merauke mengikuti sosialisasi pengaturan lintas batas tradisional RI-PNG pada hari Jumat 10 September 2016.

Sosialisasi tentang pokok-pokok pengaturan lintas batas tradisional RI-PNG di wilayah perbatasan tahun 2016 di Distrik Naukenjerai tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kab. Merauke.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kab. Merauke Bpk. Albert Muyak, Staf kantor Imigrasi Kab. Merauke, Staf Dinas Kesehatan Pelabuhan Kab. Merauke, anggota Polsek dan Polisi Perairan Distrik Naukenjerai, Danki Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/PK, para Babinsa Pos Ramil Naukenjerai, Aparat Kampung, para Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Distrik Naukenjerai.

Luasnya wilayah perbatasan antara RI-PNG baik darat maupun laut dan terbatasnya petugas yang berjaga serta banyaknya pelintas batas yang keluar masuk dimana masih lemahnya pengawasan dan penegak hukum, hal ini menyebabkan banyak celah bagi pelintas batas untuk melakukan pelanggaran penyelundupan barang-barang ilegal. Untuk itu perlu adanya kerjasama yang baik antara petugas dan masyarakat serta dengan aparat terkait lainnya.

Baca juga :  Dandim 1702/Jayawijaya Pimpin Upacara Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pilpres 2014

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kab. Merauke Bpk. Albert Muyak menjelaskan kepada seluruh peserta sosialisasi tentang tata cara pelintas batas tradisional yang akan masuk ke wilayah PNG atau sebaliknya, serta ketentuan aturan yang harus di patuhi oleh pelintas batas. Selain itu dijelaskan juga warna kartu atau pas jalan yang akan digunakan untuk pelintas batas.

Demikian kegiatan ini berlangsung, dan berjalan dengan tertib dan lancar hingga di penghujung acara. (Prd/Cen)

Leave a Reply

*

Top