You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Sosok Panser Tarantula Yang Dimiliki Satuan Kaveleri

Sosok Panser Tarantula Yang Dimiliki Satuan Kaveleri

Mengenal lebih jauh keunggulan panser Tarantula yang beberapa bulan lalu telah didatangkan langsung dari Yonkav-7/Sersus Jakarta guna menyemarakkan pameran Alutsista Kodam XVII/Cenderawasih. Panser tersebut merupakan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru yang dimiliki TNI AD. Panser ini ikut memperkuat satuan Kavaleri TNI AD sejak tahun 2013.

Panser Tarantula adalah ranpur jenis tank hasil produksi Doozan, Korea Selatan. Ranpur ini memiliki bobot sekitar 18 ton, yang dilengkapi dengan senjata utama berupa meriam kaliber 90 mm. Tarantula juga didesain mempunyai kemampuan amfibi.

Salah satu keunggulan Ranpur ini antara lain radius beloknya yang sangat kecil. Senjata pokoknya adalah canon cockriel MK III kaliber 90 mm, senjata PSU dan coaxial berkaliber 7,62 mm. Keunggulan lainnya adalah pada saat proyektil dilepaskan, dapat melesat dengan kecepatan yang tinggi. Dengan Cockeril 90 mm, ranpur ini memiliki jarak tembak efektif 1.500 meter dan jarak tembak maksimum hingga 6.000 meter.

Pada kubahnya terdiri dari dua awak, yakni juru tembak (gunner) dan komandan kendaraan.

Baca juga :  BAHAN MAKANAN YANG TIDAK COCOK DISIMPAN DI KULKAS

Selanjutnya, untuk cockerill yang memiliki Tarantula ini, memiliki kelebihan tersendiri. Dengan adanya cockerill, maka ranpur ini bukan hanya mampu beroperasi pada siang hari, bahkan malam hari. Kelebihan tersebut, karena cockerill ini dilengkapi dengan night vision berbasis thermal, dan periskop dengan optik mutakhir.

Saat ini Indonesia Memiliki 22 Unit Panser Tarantula yang ditempatkan di Batalyon Kavaleri (Yonkav) 7/Sersus Jakarta, Batalyon Kavaleri (Yonkav) 9/Serbu Serpong, Kompi Kavaleri Serbu (Kikavser) 3/Tupai Setia Sakti dan Kompi Kavaleri Pengintai (Kikavtai) 2 Jawa Timur (Prd/Cen).

Sosok Panser Tarantula Yang Dimiliki Satuan Kaveleri (1)
Sosok Panser Tarantula Yang Dimiliki Satuan Kaveleri (1)

Leave a Reply

*

Top