You are here
Home > Wisata Militer > Tak Lengkap Jika Ke Papua Belum Menari Yospan

Tak Lengkap Jika Ke Papua Belum Menari Yospan

Apa kabar Sahabat Ksatria… Salah satu seni Tari yang merupakan kebudayaan yang harus tetap terpelihara adalah Tari Yospan yang merupakan salah satu tarian yang berasal dari daerah Papua. Tari Yospan berasal dari dua kata yaitu Yosim dan Pancar yang merupakan nama dua buah tarian rakyat Papua yang digabungkan. Tari Yosim adalah tarian tua yang berasal dari wilayah teluk Saerei (Serui, Waropen). Gerak Tarian Yosim lebih mengutamakan kebebasan dalam melakukan suatu gerakan untuk mengekspresikan diri dan mengandalkan kelincahan dalam melakukan suatu gerakan. Sedangkan Tari Pancar merupakan Tarian yang berasal dari daerah Biak, Numfor dan Manokwari. Tarian ini agak lebih kaku karena dalam gerakannya diiringi oleh irama Tifa, Ukulele, Gitar dan alat musik pelengkap lainnya. Tari Yospan tergolong dalam jenis tari persahabatan atau tari pergaulan yang dilakukan oleh  pemuda-pemudi masyarakat Papua.

Karena keunikan dan kepopulerannya, Tari Yospan sering diperagakan pada sebuah event, kegiatan penyambutan tamu, acara adat, dan festival seni budaya. Yospan sering juga ditampilkan di Manca Negara untuk memenuhi undangan atau mengikuti Festival disana.

Keunikan dari tarian ini terdapat pada pakaian yang di pakai oleh si penari, alat musik, aksesoris, warna dan jenis pakaian yang digunakan masing-masing grup Seni tari/sanggar seni Yospan. Alat musik yang biasa digunakan dalam mengiringi Tari Yospan adalah Gitar, Ukulele (Juk), Tifa dan Bass Akustik (stem bass). Keunikan lainnya yang sangat nampak adalah kebebasan gerak dalam tarian Yosim dan peniruan gerakan yang dipadukan secara dinamis serta Irama dan lagu yang membangkitkan semangat  dan kekuatan dalam menari.

Baca juga :  Keindahan Pantai Bosnik

Jadi Tarian Yospan terdiri dari dua regu, yaitu Regu Musisi dan Penari. Penari Yospan lebih dari satu orang atau grup dengan gerakan yang penuh semangat, menarik dan dinamik. Di dalam tarian ini terdapat beraneka macam bentuk gerak tarian seperti tari Gale-gale, Tari Pacul Tiga, Tari Seka, Tari Sajojo, Tari Balada serta Tari Cenderawasih.

Karena tarian Yospan adalah tarian persahabataan atau tarian pergaulan, tidak ada batasan jumlah penari untuk tarian ini, siapa saja boleh ikut masuk dalam lingkaran dan bisa langsung bergabung mengikuti gerakan penari lain. Tidak peduli apakah mereka tua atau muda, laki-laki atau perempuan dengan posisi para penari biasanya membentuk lingkaran dan berjalan berkeliling sambil menari, diiringi oleh musisi.

Maka tak heran melalui tarian Yospan ini, komunikasi antara masyarakat Papua dengan pendatang menjadi positif dan menciptakan keakraban jalinan silaturahmi, sekaligus memperkenalkan musik serta lagu-lagu yang diciptakan oleh para seniman Papua.

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top