You are here
Home > Pengetahuan > Militer > Teknologi Tempur Militer Di Indonesia

Teknologi Tempur Militer Di Indonesia

Setiap negara pasti memiliki pertahanan negara yang bervariasi dan haruslah kuat agar tidak mudah ditembus oleh serangan musuh. Mempertahankan kedaulatan negara merupakan salah satu kewajiban bagi seorang Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari berbagai macam gangguan yang datang dari dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, negara menyiapkan peralatan tempur yang lebih canggih untuk memperkuat pasukan militer yang ada di daerah pertahanan khususnya yang ada di perbatasan negara.

Adapun pertahanan negara yang diperkuat seperti pertahanan darat, laut dan udara. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia lebih dari 17.000 ribu pulau dan memiliki wilayah perairan yang sangat luas. Hal tersebut membuat Indonesia menjadi negara maritim yang paling berpengaruh di dunia.

Pertahanan negara yang kuat dapat dicapai dengan memperkuat kemampuan alutsistanya lebih khusus di daerah perbatasan. Dengan rata-rata daerah perbatasan berwujud perairan, maka Angkatan Laut Indonesia membutuhkan SDM dan sistem persenjataan yang modern untuk membantu tugas-tugas kemiliteran. Sekitar 140 kapal perang yang dibagi menjadi dua armada yaitu armada timur dan armada barat.

Para armada tersebut masing-masing memiliki pasukan kapal selam. Salah satu cotoh kapal selam yang dimiliki indonesia yaitu Parchim Class Corvette sebagai pertahanan di laut. Kapal selam jenis ini dikembangkan oleh angkatan laut Jerman Timur di akhir 1970an dan dibangun oleh Wolgast Peene Werft. Dengan design sebagai kapal selam anti perang, jenis ini cocok sebagai pengelabuh musuh.

Selain kapal selam, Indonesia juga memiliki sang pemantau situasi dari atas sampai ke penjuru negeri untuk mengantisipasi terjadinya ancaman yang datang dari mana saja. Untuk pertahanan udara, angkatan udara mempunyai pesawat tempur jenis AK-725 yang dilengkapi dengan satu double-barrel tembakan 30mm dan satu double-barrel 57 mm yang di desain ditahun 1959 diatur oleh ESP-72 fire control system yang menerima informasi jarak dan titik target dari radar MR 103. MR 103 memiliki piringan radar parabola seluas 1,30 m yang dilengkapi sistem kamera optik yang berfungsi sebagai sistem backup apabila terjadi kegagalan atau terdapat medan yang sangat sulit.

Baca juga :  Manfaat Kunyit

Dan yang terakhir yaitu si Panser Anoa. Panser Anoa merupakan alat tempur yang dimiliki angkatan darat sebagai pendukung pertahanan di wilayah daratan. Panser Anoa ini merupakan kendaraan tempur yang di produksi oleh PT Pindad di Bandung. Teknologi yang dimiliki Panser Anoa ini sudah sangatlah canggih. Fitur opsional yang dimiliki Anoa jenis ini adalah Komunikasi (FM, AM Radio dan Intercom Set , 2x12V-100 Amp baterai) ,  NVG, GPS, Add -on Keramik lapis baja Armament , RCWS-Cal 7,62 / 12,7 mm ( Remot Control Weapon System). Senjata pada bagian belakang Senapan Mesin Ringan 7,62 mm.

Leave a Reply

*

Top