You are here
Home > Tulisan > Umum > The Power of Zamzam Water

The Power of Zamzam Water

Sampai saat ini belum ada air di dunia yang bisa mengalahkan keajaiban air zam-zam, yang mana sampai saat ini masih menjadi salah satu air paling mulia di muka bumi.Tak banyak yang tahu bagaimana cara sumur air zam-zam bisa mengeluarkan puluhan juta kubik air pada satu kali musim haji.

Berapa Juta kubik air zamzam sampai saat ini masih menjadi misteri!

Seberapa banyak air zam-zam yang di ambil setiap musim haji? Mari kita hitung secara kasar.  Setiap musim haji, jemaah haji yang datang dari seluruh negara di dunia pada musim haji dewasa ini berjumlah kurang lebih 3 juta orang.

Semua jemaah yang datang diberi 5 liter air zam-zam ketika pulang ke negaranya. Jika 3 juta orang membawa pulang masing-masing 5 liter air zam-zam ke negaranya, ini sudah menjadi 20 juta liter. Itu belum termasuk jumlah liter yang di keluarkan selama mereka tinggal disana dan meminum air zam-zam setiap harinya. Sampai saat ini hal itu belum terpecahkan oleh para ilmuan yang meneliti sumur air zam-zam.

Tidak hanya itu, air zam-zam juga di percaya mengandung zat Anti Kuman. Hal itu kemudian dibuktikan dengan hasil penelitian sempel air di Eropa dan Saudi Arabia yang menunjukkan bahwa, air zam-zam mengandung zat Fluorida yang punya daya efektif  membunuh kuman, dibandingkan air yang ada di seluruh dunia yang pernah diteliti.  Hal ini, karena air zam-zam memiliki kuantitas kalsium dan garam magnesium.

Kandungan mineral tersebut lebih banyak pada air zam-zam. Mungkin itu sebabnya air zam-zam memberi efek dan manfaat yang lebih.

Keistimewaan lain yang dimiliki air zam-zam adalah komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil dan tidak pernah berubah. Selain itu, air zam-zam juga dipercaya mampu menyembuhkan penyakit. Nabi saw menjelaskan: ”Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”. Nabi saw menambahkan: “Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail”. (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Baca juga :  Mengetahui perbedaan beras asli dan palsu

Rasulullah saw pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah. Air zamzam itu digunakan Rasulullah saw untuk memerciki orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya.

Pada beberapa penelitian ilmiah yang dilakukan di laboratorium Eropa, menunjukan bahwa  air zam-zam memang berbeda dengan air-air yang ada di dunia.

Pertama. Kadar Kalsium dan garam Magnesiumnya lebih tinggi dibanding sumur lainnya, berkhasiat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.

 

Kedua. Zam-zam juga mengandung zat fluorida yang berkhasiat memusnahkan kuman-kuman yang terdapat dalam kandungan airnya.

Beberapa ulama fikih menyarankan kepada para jemaah haji agar membawa air zam-zam ketika pulang ke negaranya sebab air zam-zam bisa menjadi obat untuk penyembuhan suatu penyakit, yang mana hal itu terbukti dengan banyak jamaah dari Indonesia maupun negara lain yang merasakan keajaiban air zamzam.

Seorang peneliti air yaitu, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama, Jepang, memaparkan hasil penelitiannya tentang air yang ditulisnya dalam buku “The True Power of Water.

Ia mengatakan bahwa, air yang ada di dunia memiliki molekul yang berbentuk tak teratur, kecuali molekul air zam-zam. Struktur molekul air zam-zam berstruktur sangat indah, teratur, dan cantik seperti berlian yang berkilauan, dan memancarkan cahaya yang sangat banyak, yaitu, 12 warna jika dibekukan. Rangkaian bentuk heksagonal-nya sangat indah, cemerlang berkilau dan penuh warna ketika dibacakan ayat-ayat yang mulia. Ada satu kristal air yang nampak paling indah dan cantik, berbentuk seperti bunga atau cakra, bagaikan bertahta berlian mutu, berkilau-kilau memancarkan belasan warna yang sangat indah.

Thabrani dan Ibnu Hibban salah satu sahabat Rasulullah pernah berkata “Sebaik-baik air di muka Bumi adalah air Zam-zam, di dalamnya ada makanan yang mengenyangkan dan obat yang menyembuhkan penyakit.”. Maha suci Allah Ta’ala dengan segala ciptaannya.(az)

 

Leave a Reply

*

Top