You are here
Home > Berita > Tingkatkan Kewaspadaan Perkembangan Situasi Wilayah Papua

Tingkatkan Kewaspadaan Perkembangan Situasi Wilayah Papua

Pada tanggal 2 April 2014 pukul 20.00 WIT di Distrik Sentani Kota Kabupaten Jayapura diperoleh info tentang telah dikeluarkannya PO dari Markas Komando Pusat TRWP (Tentara Revolusi West Papua) oleh Panglima Tertinggi TRWP Mathias Wenda untuk mengganggu Pileg Tahun 2014 di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom hingga ke perbatasan RI-PNG, yang intinya pasukan TRWP telah bergabung dengan anggota militan KNPB (Komite Nasional Papua Barat) dan akan melakukan penyerangan terhadap Pos TNI/Polri dengan sasaran perbatasan RI-PNG, Koya Distrik, Muara Tami, Arso Kabupaten Keerom, Abepura, Waena, Kotaraja, Entrop, Jayapura, Sentani, Doyo, Sabron, Taja dan Juklereh sekitar perkebunan Kelapa Sawit PT. Sinar Mas. Bahwa PO dari Mathias Wenda berlaku secara nasional di seluruh Markas Komando TRWP di daerah-daerah dengan barometer daerah Jayapura. Dan pada tanggal 5 April 2014 di Wutung perbatasan RI-PNG kelompok GSB berjumlah 40 orang pimpinan Mathias Wenda telah melakukan aksi dengan membakar bendera Merah Putih, kantor Kehutanan dan mengibarkan  bendera Bintang Kejora(BK), bendera PBB dilanjutkan merobohkan pagar-pagar besi yang dipasang di pemisah jalan, belasan tiang-tiang Bendera Merah Putih juga dirobohkan, menebangi pohon-pohon kelapa yang dirobohkan ditengah jalan dengan menari-nari dan melakukan penembakan kearah menara pengawas disamping pos Polisi Perbatasan. Akibat aksi tersebut seorang anggota unit Intel Kodim 1701/JPR a.n. Serma Tugino dan Kapolres Jayapura AKBP Alfred Papare,SIK juga mengalami luka-luka terkena serpihan kaca. Selanjutnya personel gabungan TNI-Polri berhasil memukul mundur GSB dan menembak 3 orang kelompok GSB serta menurunkan bendera BK, tetapi GSB yang tertembak tersebut dievakuasi oleh kelompok mereka ke wilayah PNG.

Pada tanggal 5 April 2014 Satgas Yonif 751/R menerima laporan warga bahwa ada ancaman oleh GSB kepada warga setempat untuk menggagalkan jalannya Pileg 2014. Tepatnya pukul 06.00 WIT Satgas Yonif 751/Raider saat melaksanakan patroli di titik yang berada di kampung IIimuli Mulia Puncak Jaya komplek telah mendapat gangguan tembakan dari GSB yang berjumlah 7 orang dan berhasil melumpuhkan 1 orang GSB tewas dan mendapatkan 1 senjata SS1 R5 dan 17 butir munisi serta 1 buah magasen dan diserahkan ke Kepolisian setempat.

Baca juga :  Tanam Padi Serentak Bersama Pangdam XVII/Cenderawasih di Wapeko Kab. Merauke

Sehubungan dengan informasi tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih memerintahkan kepada seluruh Satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih untuk meningkatkan kewaspadaan dan kegiatan deteksi dini / cegah dini terhadap perkembangan situasi di wilayah masing-masing sebagai berikut :

1.         Tingkatkan kesiapsiagaan di berbagai kegiatan baik di Pos maupun di luar Pos terhadap kemungkinan aksi GSPB Pok Mathias Wenda sesuai dengan Protap yang berlaku.

2.         Memerintahkan kepada seluruh personel di jajarannya beserta keluarga agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam melaksanakan aktifitas di luar lingkungan ksatrian masing-masing serta waspada melintasi jalan-jalan yang dianggap rawan guna menghindari aksi kejahatan

3.         Menekankan kepada seluruh personel di jajarannya untuk selalu tanggap terhadap bangsit di lingkungannya dan melaporkan setiap hal menonjol guna diambil langkah antisipasi selanjutnya.

4.         Menekankan kepada seluruh personel di jajarannya untuk selalu memperketat pengamanan gudang senjata dan munisi bahan peledak serta melaksanakan Body System dalam setiap pergerakan guna menghindari kerugian personel dan materiil.

5.         Meningkatkan kepekaan dan naluri tempur sebagai upaya deteksi dini/cegah dini dengan mengamati orang yang dianggap mencurigakan agar terhindar dari kerugian personel dan materiil.

6.         Menekankan kepada seluruh anggota yang melaksanakan tugas Pamtas dan Pamrahwan, dalam setiap gerakan agar selalu memperhatikan kewaspadaan,disiplin tempur tinggi secara profesional agar tidak terjebak permasalahan HAM.

Demikian untuk dipedomani seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Kodam XVII/ Cenderawasih dan keluarga.

Selamat bertugas !!! 

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top