You are here
Home > Pengetahuan > Tips Mengenali Dollar Palsu

Tips Mengenali Dollar Palsu

Saat ini tidak lagi kita dipusingkan dengan rupiah palsu saja namun juga uang dollar palsu sudah banyak beredar. Kehidupan masyarakat yang semakin maju dan pasar global yang sudah merambah di segala pelosok negri ini tidak dapat membendung peredaran uang palsu tersebut. Banyak dari kita sudah dapat dengan mudah mengenali uang rupiah palsu namun tidka dengan uang dollar. Sebelum terlambat alang kah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui beberpa tips yang penulis himpun dari beberapa sumber untuk mengetahui uang dollar palsu.

Anda perlu waspada dengan fenomena raised bills (peninggian nilai pecahan uang). Uang-uang seperti itu merupakan uang-uang kertas dengan pecahan kecil yang dipudarkan tintanya dan kemudian dicetak ulang dengan pecahan yang lebih tinggi. Anda dapat dengan segera mengetahui uang-uang ini melalui letak (atau ketidakadaan) benang pengaman dan jenis tanda air pada uang tersebut dengan cara menerawangkannya ke arah cahaya. Apabila Anda masih belum yakin, bandingkan uang kertas yang Anda curiga palsu tersebut dengan uang kertas lain dalam pecahan yang sama.

Badan Secret Service dan departemen keuangan Amerika Serikat tidak menyarankan penggunaan pena pendeteksi uang palsu, seperti yang sering Anda lihat digunakan oleh para pegawai di toko-toko. Pena-pena tersebut hanya dapat menunjukkan apakah uang dicetak dalam kertas yang tidak tepat, karena pena tersebut akan bereaksi saat mendeteksi adanya zat pati yang terkandung dalam uang. Pena pendeteksi uang palsu memang dapat membantu mendeteksi uang palsu, namun pena tersebut tidak dapat mendeteksi unsur-unsur palsu lain yang lebih canggih dan terkadang salah menilai uang yang asli sebagai uang palsu, hanya karena uang asli tersebut pernah tercuci atau terendam.

Pada uang asli, potret di bagian tengah uang nampak nyata dan menonjol dari warna latarnya. Sementara pada uang palsu, potret yang ada biasanya nampak datar (biasa-biasa saja). Detail-detail yang ada pada bagian potretnya juga membaur dengan warna latar, sehingga potret nampak terlalu gelap atau bahkan belang.

Berdasarkan penjelasan dari langkah-langkah di atas, bisa dikatakan bahwa uang kertas dolar pecahan $1 dan $2 memiliki lebih sedikit unsur pengaman daripada pecahan-pecahan lainnya. Hal tersebut jarang dipermasalahkan karena para pemalsu uang sangat jarang membuat uang-uang palsu dalam pecahan-pecahan kecil tersebut.

Terdapat kesalahpahaman bahwa apabila tinta pada uang menjadi luntur saat Anda menggosokkan uang pada suatu benda, maka uang tersebut adalah uang palsu. Perlu Anda ketahui bahwa hal tersebut tidak selalu benar. Tinta yang tidak pudar atau luntur tidak lantas menjadi tanda keaslian uang.

Tinta yang digunakan pada uang kertas dolar Amerika sebetulnya bersifat magnetik, namun tentu saja ini tidak lantas menjadi cara untuk mendeteksi uang palsu. Kekuatan magnetnya sangat kecil dan hanya berguna untuk penghitungan uang dengan menggunakan mesin penghitung uang otomatis. Jika Anda memiliki magnet kecil dengan kekuatan yang besar, seperti magnet neodymium, Anda dapat mencoba mengangkat uang kertas dolar yang asli dengan magnet tersebut. Anda memang tidak bisa lantas mengangkat uang kertas dolar asli dari meja dengan menggunakan magnet, namun setidaknya Anda tahu bahwa uang tersebut asli dan tintanya bersifat magnetik.

Baca juga :  Mengetahui perbedaan beras asli dan palsu

Garis pinggir terluar pada uang kertas dolar asli haruslah jelas dan tidak terputus-putus. Pada uang palsu, garis-garis tersebut nampak kabur, dengan detail yang tidak jelas.

Carilah perbedaan, bukan persamaan. Uang-uang palsu, meskipun dicetak sebaik mungkin, akan memiliki beberapa kesamaan dengan uang asli. Namun jika Anda menemukan satu saja perbedaan pada uang kertas Anda, maka uang tersebut kemungkinan palsu.

Pada tahun 2008, uang kertas dolar pecahan $5 didesain ulang. Pada desain yang baru, tanda air potret digantikan oleh angka โ€œ5โ€ dan benang pengamannya dipindahkan, dari sisi kiri potret ke sisi kanan potret.

Pada desain uang kertas dolar pecahan $100 yang baru, Anda dapat melihat tulisan โ€œthe United States of Americaโ€ yang dicetak dalam ukuran kecil (mikro) pada bagian kerah jas Benjamin Franklin. Menurut edisi khusus tentang pemalsuan uang di History Channel, pencetakan tulisan tersebut tidak mungkin dilakukan kecuali oleh metode pencetakan uang yang dilakukan oleh badan percetakan uang Amerika Serikat.

Mulai dari seri tahun 2004, uang kertas dolar pecahan $10, $20, dan $50 telah didesain ulang dan menghasilkan beberapa perubahan pada penampilan uang tersebut keseluruhan. Perubahan yang paling mencolok adalah adanya lebih banyak warna (lihat gambar dari uang kertas pecahan $50). Selain itu, yang terpenting adalah pada desain yang baru terdapat unsur pengaman uang yang baru. Unsur pengaman tersebut adalah EURion Constellations (konstelasi EURion), susunan simbol-simbol (angka) yang berbeda-beda untuk setiap lembar uang. Unsur pengaman inilah yang membuat para penyalin warna enggan memalsukan uang asli.

Saat Anda membasahi uang palsu dengan air dan mengusapkan jari pada uang tersebut, tintanya akan luntur dan kertasnya akan rusak. Uang kertas asli tidak akan rusak karena air. Kerusakan kertas dan tinta luntur tersebut mencegah uang palsu berpindah tangan.

Sekian beberapa tips yang penulis himpun sebagai bahan penambah pengetahuan bagi kita semua. Semoga bermanfaat dan berguna kedepannya. Kalau sudah banyak punya dollar bagi-bagi penulis ya. Salam ๐Ÿ˜€

 

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

*

Top