You are here
Home > Dari Media Lain > TNI Akan Tumpas Siapapun Yang Boikot Pilpres

TNI Akan Tumpas Siapapun Yang Boikot Pilpres

Jayapura – Kepada seluruh orang yang hendak memboikot atau menggagalkan Pilpres 2014, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Drs. Christian Zebua M.M., menegaskan bahwa dirinya akan menindak tegas karena hal itu berarti melawan konstitusi NKRI.

Jika ada kelompok yang demikian, maka Pangdam akan mengerahkan kekuatan pasukannya sehingga penyelenggaraan Pilpres tetap berjalan lancar dan aman.

Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan di Jayapura usai melakukan Rapat Koordinasi Pengamanan Pilpres 2014 di Mapolda Papua, Selasa (10/6) kemarin. “Kita akan jaga seluruh tempat yang berpotensi terhadap orang yang mau boikot, namun saya mahu tahu siapa yang hendak memboikot Pilpres di Papua? Kelompok yang mana saya pengen tahu, karena kami dari TNI akan menindak tegas kalau ada upaya-upaya yang demikian,”ungkapnya.

Selain itu, Pangdam juga menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan kenetralan TNI di Papua. Kepada anggotanya yang ketahuan tidak netral atau berupaya untuk mempengaruhi masyarakat untuk memilih salah satu presiden, pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada prajuritnya.

“Netralitas pada saat pemilu sudah merupakan kewajiban setiap prajurit TNI, karena undang-undang telah memerintahkan demikian. Apabila TNI tidak netral pada saat Pilpres nanti bakal kita tindak tegas,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Pangdam juga telah menginstruksikan bakal memecat prajuritnya jika tidak bisa lagi ditolerir pelanggaran yang dilakukannya. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan prajuritnya yang melaksanakan tugas di lapangan dalam mengamankan proses pemilu nanti.

“Kita tidak boleh berpihak kepada satu calon pun, siapapun yang terpilih tetap kita dukung dengan netralitas 100 persen,“ tegasnya.

Baca juga :  Danrem: Prajurit Profesional Adalah Prajurit Yang Siap Mengabdi Bagi Bangsa Dan Negara

Pangdam menginginkan agar proses pemilihan Presiden di Papua berjalan aman, lancar, tertib, bebas, rahasia, dan adil sesuai dengan keinginan bersama. Maka dari itu pihaknya menyerahkan kepada rakyat siapapun yang dipilihnya.

Terkait personel yang akan disiagakan dalam rangka Pilpres mendatang, sambungnya, Kodam XVII/Cenderawasih akan menurunkan sekitar lima ribu personel.

“Kita telah menyiapkan 5.000 personel prajurit TNI dan 5.000 lagi prajurit kita standby. Selain itu juga 4 helikopter disiapkan TNI jika dibutuhkan untuk mendistribusikan logistik pemilu khususnya di daerah-daerah terpencil,”tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Papua, Irjend Pol Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi bersama Pemprov Papua dan Penyelenggaraan Pemilu lainnya mengatakan bahwa dalam pengamanan Pilpres anggotanya juga siap mengawal hingga selesai. Namun demikian pihaknya juga meminta back-up dari TNI guna pengamanan Pemilu agar potensi kerawanan bisa diminimalisir.

“Kami sengaja melakukan rapat koordinasi dan evaluasi menjelang pelaksanaan pemilihan Presiden ini karena hasilnya nanti kita harap 85 persen akan menghasilkan Pemilu yang aman dan damai. Tanpa ada koordinasi seperti ini, saya pikir pengaman tidak bisa berjalan baik,” tandas Jenderal bintang dua ini.

Sumber : Koran Cenderawsih Pos

Admin 1
IT Network Engineering di Infolahtadam XVII/Cenderawasih
http://youtube.com/anggayudistira

Leave a Reply

*

Top