You are here
Home > Dari Media Lain > TNI Cetak Sawah 500 Hektare di Papua

TNI Cetak Sawah 500 Hektare di Papua

NABINE – Komandan Kodim (Dandim) 1705/Paniai Letkol Inf Jerry Harapan Tua Simatupang mengatakan, pihaknya akan merealisasikan program cetak sawah 500 hektare di Nabine Papua tahun 2017.

Cetak sawah 500 hektare ini adalah kerjasama antara TNI dengan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan Swasembada Pangan, khususnya di wilayah Papua.

Dikatakan Jerry, dirinya sudah melakukan peninjauan lokasi pekan lalu. Saat meninjau lokasi, Dandim didampingi Pasiter Kodim 1705/Paniai Kapten Inf Eko Sulistiono, babinsa Koramil 1705-01/Nabire Serda syarifudin, Ketua kelompok Tani Trubus, Abu Bakar dan para petani di tempat areal cetak sawah tersebut.

“Areal yang nantinya akan menjadi program cetak sawah tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Nabire, seperti di Desa Wanggar Sari 80 Ha, Wiraska 57 Ha, Wami 60 Ha, Waroki 25 Ha dan Maiday 198 Ha,” ujar Dandim Jerry.

Dandim Jerry menjelaskan, peninjauan tersebut dilaksanakan untuk mengetahui areal yang akan menjadi program cetak sawah 500 hektare dan meninjau kendala-kendala yang akan dihadapi pada saat proses percetakan sawah tersebut. Termasuk juga masalah irigasi yang nantinya akan digunakan oleh para petani untuk mengairi persawahan mereka.

Baca juga :  Kodim 1708/BN Tingkatkan Pembinaan Teritorial

“Kepada seluruh petani setelah program cetak sawah tersebut selesai agar lahan pertanian itu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Saya juga akan mengerahkan seluruh babinsa untuk melakukan pendampingan, sehingga para petani bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal,” tegas Letkol Inf Jerry, melalui siaran persnya yang diterima pojoksatu.id, Senin (16/1/2017).

Dandim meminta kepada para petani pada saat pelaksanaan program cetak sawah harus ada di lokasi, sehingga apabila ada kendala bisa langsung diperbaiki dan menyampaikan apa kendalanya termasuk batas sawah. (one/pojoksatu)

Sumber : http://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2017/01/16/tni-cetak-sawah-500-hektare-papua/

Leave a Reply

*

Top