You are here
Home > Berita > “Welcome” Kontingen Jambore Nasional X Kab. Deiyai

“Welcome” Kontingen Jambore Nasional X Kab. Deiyai

Deiyai – Upacara penyambutan Pramuka Kontingen Perwakilan Jambore Nasional X di Jkarta Tahun 2016 Kabupaten Deiyai dipimpin Asisten II Kab. Deiyai Yosias Pakage selaku Irup mewakili Bupati dan dihadiri oleh Kepala dinas P dan P Marten Adi, Ketua Kwarcab Kab. Deiyai Felix Pakage, Pabung Kab. Deiyai Mayor Inf M. Azis Tahir, Danramil Waghete Kapten Inf Kusnadi, Kapolsek Tigi diwakili oleh Bripka Agus, Para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Masyarakat dan para undangan lainya di Halaman Kantor Bupati Kab. Deiyai, Minggu (04/09).

Sambutan oleh Asisten II Bapak Yosias Pakage mewakili Bupati mengucapan rasa terima kasih dari Pemerintah Daerah kepada Tim wakil dari Kab. Deiyai yang telah membawa nama Kab. Deiyai di tingkat Nasional. Sebagai Saka Wira harus berperilaku baik dan peserta ini sudah diseleksi dan dipilih sehingga diharapkan mempunyai perilaku yang baik, apabila perilakunya kurang baik maka tidak mungkin akan dipilih mewakili Kab. Deiyai. Prestasi yang sudah diraih supaya dipertahankan dan ditingkatkan untuk tahun depan.

Ketua kontingen menyampaikan bahwa Kwarcab 26-26 Kab. Deiyai yang dikirim untuk mewakili Kab. Deiyai dalam Jambore Nasional X di Jakarta terdiri dari, peserta 16 orang, pendukung 24 orang. Berangkat dari Kab. Deiyai tanggal 6 Agustus 2016 dan kembali ke Kab. Deiyai tanggal 1 September 2016 dalam keadaan selamat tidak ada kendala atau halangan apapun sampai saat ini di tempat.

Baca juga :  Tim Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat Subkorwil 8 Kaimana Tiba di Kab. Kaimana

Dilaporkan juga oleh ketua kontingen bahwa, dalam pelaksanaan Pramuka Penggalang perlu Revitalasi Gerakan Pramuka dibidang peningkatan kualitas peserta didik dalam rangka pencapaian sasaran. Rencana strategis gerakan pramuka 2014-2019 perlu dilaksanakan gerakan yang menarik, menyenangkan, sehat, riang gembira dan mengandung nilai pendidikan dengan menggunakan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan serta sistim Among.

Setelah mengikuti Jambore Nasional X 2016 peserta menjadi lebih mengerti dan mendalami pengertian tentang Ketaqwaan Kepada Tuhan YME, rasa persaudaraan, ketahanan mental, fisik, pengetahuan, jiwa kepemimpinan dan kepercayaan diri. Rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat, serta pengalaman dan keterampilan. Meski kegiatan Upacara Jambore ini cukup memakan waktu lama namun para peserta terlihat sangat bersemangat dan antusias. (Prd/Cen).

Leave a Reply

*

Top